ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Pemkot Tangerang Jadikan Romadhan Momentum Pelayanan Publik

Pjs Walikota Tangerang M. Yusuf dan pejabat serta PNS 
di Mesjid Raya Al-azhom. (Foto: Pemerintah Kota Tangerang)    

ROMADHAN adalah bulan yang baik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karenanya, Pemerintah Kota Tangerang, mengajak kepada seluruh pegawai di lingkungannya agar dapat memanfaatkan mementum bulan Romadhan dengan baik.
Seperti yang dikatakan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang Muhammad Yusuf di beberapa pertemuannya. Bahwa, selama bulan Romdhan jangan dijadikan alasan untuk berbuat malas-malasan. Mengingat bulan Romadhan adalah bulan yang baik untuk mencari berkah dengan cara memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyafakat.
"Mari, kita jadikan bulan Romadhan yang baik ini untuk memcari berkah dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujar Muhammad Yusuf.
Dan untuk mendukung semua itu, kata Yusuf, selama bulan Romadhan, para pegawai di lingkungan Pemda Kota Tangerang diajak mengaji sebelum melaksanakan pekerjaan ataupelayanan kepada masyarakat. Tujuannya, tidak lain supaga mendapat berkah dari yang kuasa. 
"Pengajian yang dilaksanakan tiap pagi ini, selain sebagai pengganti apel, juga untuk mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Dan Itu dilakukan secara serentak di setiap kanror Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan dan kelurahan," tutur M. Yusuf.
Selain menggelar kegiatan tersebut, kata Yusuf, Pemda Kota Tangerang selama bulan Romadhan juga melaksanakan infaq Al Quran. Dalam kegiatan itu, setiap pegawai mengumpulkan satu unit Alqur an guna disalurkan ke 100 masjid yang tersebar di Kota Tangerang.
Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri. Bahwa di bulan Romadhan ini pihaknya melaksanakan kegiatan Infaq Alqur’an. Dengan cara setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengumpulkan satu unit Alqur’an. ''Kalau setiap PNS mengumpulkan satu unit Alqur’an,  tentunya akan terkumpul sekitar 6.000 Alqur’an yang akan kita bagikan di masjid-masjid itu," ucap Dadi.
Cara penyalurannya, kata dia, dapat dilaksanakan secara bersamaan dengan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling), sehingga puncak pembagiannya akan terjadi pada malam takbir dj Masjid Al Azhom, Kota Tangerang," tutur Sekda. (Adv)

Pangkostrad: Prajurit Kostrad Harus Berlatih Terus Menerus

Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto saat memberikan penghargaan 
kepada peserta pelatihan terbaik. (Foto: Istimewa)  

NET -  Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto menutup Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang V TA  2018 di Pantai Palampang, Cileutuh, Sukabumi, Jawa Barat. Minggu (27/5/2018).

Sedikitnya 468 orang  (57 Perwira, 411 Tamtama) prajurit baru dikukuhkan di Pantai Palampang. Pengukuhan dilakukan dengan Demonstrasi Senam Senjata dan Beladiri Yongmoodo, Double Stick serta atraksi pemecahan benda-benda keras dilanjutkan pembebasan tawanan para prajurit baru Kostrad resmi ditutup oleh Pangkostrad.

Peserta latihan adalah prajurit pilihan yang telah lolos seleksi dan memenuhi syarat untuk mengikuti latihan standarisasi prajurit Kostrad gelombang V TA 2018. Mereka digembleng selama lebih kurang 3 bulan yang dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap I (Tahap Basis) selama 7 minggu bertempat di Cilodong, Tahap II (Tahap Hutan Gunung) selama 3 minggu di daerah Jati Luhur, Sangga Buana, dan Tegalwaru Cianjur dan tahap III (Tahap Rawa Laut) selama 2 minggu di Pantai Cileutuh Palampang, Sukabumi, Jawa Barat.

Pangkostrad mengatakan latihan standarisasi Kostrad dilaksanakan dalam rangka membentuk prajurit Kostrad untuk memiliki sikap disiplin tinggi dan mempunyai fisik yang prima serta menanamkan kebanggaan dan kecintaan terhadap satuan, sebagai wahana untuk memupuk jiwa korsa dan kebersamaan. Dengan menyiapkan kemampuan yang handal untuk melaksanakan segala macam bentuk penugasan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Hal tersebut, kata Pangkostrad, merupakan bagian komitmen Kostrad untuk senantiasa meraih keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas pokok Kostrad.

"Perlu saya ingatkan latihan ini tidak akan berarti apa-apa, jika kalian tidak pelihara dengan baik melalui latihan dan belajar secara terus menerus. Sehingga dengan berakhirnya latihan ini, saya berharap kepada seluruh prajurit, agar selalu menjaga kehormatan, harga diri dan kebanggaan sebagai prajurit Kostrad. Ingat prajurit Kostrad itu profesional, terlatih, dan loyal kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,'' tutur Pangkostrad.

Pangkostrad memberikan ucapan selamat kepada peserta Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Gelombang V TA 2018 atas selesainya latihan dengan baik. "Siapkan diri kalian untuk memasuki satuan baru, serta aplikasikan ilmu yang kalian dapatkan selama latihan, dalam setiap pelaksanaan tugas baik di home base maupun di daerah penugasan yang sebenarnya,'' ujar Pangkostrad.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kaskostrad, Pangdivif 1 dan 2 Kostrad, Ir Kostrad, Koorsahli Pangkostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak Kostrad serta para Komandan Satuan Jajaran Kostrad. (dade)

Bakamla Tangkap Kapal Bermuatan 5 Ton Kabel Optik

Kapal Motor (KM) Tapan Ocean dan ABK yang ditangkap digiring ke Batam. 
(Foto: Istimewa)  

NET - KN Belut Laut 4806 Badan Keamanan Laut (Bakamla) menangkap sebuah kapal bermuatan 5 ton kabel optik diduga hasil jarahan dari bawah laut, di perairan sebelah Utara Tanjung Berakit, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (26/5).

Kejadian bermula saat kapal patroli Bakamla 48 meter yang dikomandani AKBP Capten Nyoto Saptono, ini sedang melakukan patroli rutin melihat aktivitas mencurigakan pada KM Tapan Ocean. Saat dilakukan pemeriksaan, didapati beberapa  dokumen sudah tidak berlaku, antara lain Surat Persetujuan Berlayar (SPB), dokumen crew list, data manifest, surat ukur, pas besar sementara, dan sertifikat keselamatan.

Selain dokumen yang sudah kadaluarsa, dalam pemeriksaan itu juga ditemukan kabel optik kurang lebih 5 ton tanpa kelengkapan dokumen, alat potong kabel optik, kompresor, selang dan alat selam.

Berdasarkan keterangan yang tertera dalam SPB kadaluarsa tersebut, perjalanan terakhir kapal yaitu bertolak dari Tanjung Ru (Jebus) Muntok tujuan Tanjung Uban, pada 5 Maret 2018. Saat diperiksa, nakhkoda atas nama Naim juga tidak berada di atas kapal.

Berdasarkan data sementara, didapati pula adanya dua orang penyelam yang diduga melakukan pengambilan kabel pada waktu menjelang siang hingga sore hari. Rencananya, kabel optik tersebut akan dibawa ke Bangka untuk dijual kembali.

Guna proses hukum lebih lanjut, Kapal KM Tapan Ocean atau KM Topan Ocean sebagaimana tertulis di dokumen, beserta seluruh barang bukti ditarik dan dikawal menuju Pangkalan Barelang Batam. (dade)

Kota Tangerang Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Kepala Dinas Kesehatan Liza Puspadewi mewakili Kota Tangerang (2 dari
kanan) saat menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo  .
(Foto: Pemerintah Kota Tangerang)  

GUNA untuk mengimplementasikan Kota Tangerang sebagai kota yang layak huni,  Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan berbagai upaya dalam  memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, salah satunya  di bidang kesehatan dan  keselamatan berlalu lintas.

Upaya yang dilaksanakan dengan maksimal tersebut, selain mendapat perhatian yang cukup baik dari Pemerintah pusat maupun daerah lainnya, juga menghasilkan beberapa penghargaan yang diraih oleh Kota Tangerang yang berjuluk Kota Seribu Industri dan sejuta jasa itu.

Ada pun pernghargaan terbaru yang diperoleh oleh Pemda Kota Tangerang, yaitu di bidang kesehatan. Kota Tangerang merupakan salah satu daerah kabupaten dan kota yang dinilai sebagai pendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Menurut Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, saat memberikan penghargaan itu beberapa waktu lalu, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah memberikan Jaminan Kesehatan kepada masayarakatnga. Karena, dari empat  provinsi dan 120 kabupaten dan kota yang telah mendukung program JKN-KIS sebagai program strategis Nasional, Kota Tangerang merupakan salah satu daerah yang  mampu mewujudkan Universal Health Coverage (UHC).

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris.  Bahwa penghargaan UHC yang diberikan kepada beberapa daerah, termasuk Kota Tangerang, diharapkan mampu menularkan semangat menuju cakupan kesehatan semesta pada Pemerintah daerah lainnya.

"Kami harap daerah lainnya bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang Madani dan berkeadilan sosial serta merupakan wujud sikap gotong royong yang harus terus dipupuk dan pertahankan sebagai filsafat kehidupan berbangsa Indonesia," tutur Fachmi.

Dan pemimpin yang dipilih oleh rakyat, kata Fachmi Idris, baik itu gubernur, bupati atau walikota pasti akan memberikan yang terbaik kepada rakyatnya. Termasuk dalam memberikan jaminan dan pelayanan kesehatan di daerahnya masing-masing. Mengingat dalam Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009, tentang Kesehatan, setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atau sumber daya di bidang pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

Sedangkan Pemda Kota Tangeramg, dalam merealisasikan kesehatan kepada masyarakatnya, kata Fachmi Idris, yaitu membentuk jaminan pembiayaan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan dengan Program Multiguna pada tahun 2008 hingga 2015.

Dan program tersebut pada  2016 , diintegrasikan dengan Jaminan Kesehatan Nasional. Sasarannga adalah masyarakat miskin dan tidak mampu. "Dari tahun 2016 hingga 2018 ini, jumlah masyarakat Kota Tangerang yang terfaftar di BPJS Kesehatan, sudah mencapai sekitar  256.217 jiwa," ujar Facmi.

Melihat kondisi seperti itu, Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang Muhamma Yusuf merasa bangga terhadap kinerja beberapa dinas terkait yang telah mampu menjalankan Program UHC ini.

"Saya bangga dan sangat mengapresiasi program ini. Semoga tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang semakin meningkat," ungkap Yusuf.

Seperti diketahui, Pelaksanaan Universal Health Coverage dilaksanakan dengan membayarkan iuran Jaminan Kesehatan ke BPJS Kesehatan untuk pembayaran iuran di kelas III bagi masyarakat dengan identitas kependudukan Kota Tangerang yang belum memiliki Jaminan Kesehatan  dan belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS  dari Pemerintah Pusat dan Provinsi.

Selain mendapat penghargaan di bidang kesehatan, pada akhir 2017 lalu,  Pemda Kota Tangerang juga memborong penghargaan dalam Indonesia Road Safety Award (IRSA).

Penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Prof. Dr. Bambang P.S. Brodjonegoro itu sebagai penghargaan terhadap kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan program-program keselamatan di jalan raya.

Hal Itu terjadi karena  dalan upaya memberikan jaminan keselamatan kepada para pengendara, Pemkot Tangerang telah melengkapai 16 titik Closed Circuit Television (CCTV) dari 82 jumlah persimpangan yang ada di daerah tersebut. Selain itu, di Kota Tangerang memiliki layanan Perjaka Gesit yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan perbaikan jalan secara cepat untuk meminimalisir angka kecelakaan. (Adv)


Unjuk Rasa HMI Tangerang Raya, Tuntut Oknum Polri Bertindak Brutal

Sejumlah pengunjuk rasa tampilkan aksi teaterikal menggambarkan 
sikap oknum Polri saat mengamanakn unjuk rasa di depan Istana Negara.
(Foto: Istimewa/HMI)   

NET – Unjuk rasa serentak Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Indonesia mengecam tindakan represif pihak kepolisian terhadap kader HMI Cabang Jakarta, dalam aksi refleksi 20 tahun reformasi di Istana Negara, baru-baru ini.

Tindakan represif oknum polisi tersebut mengakibatkan tujuh kader HMI mengalami luka-luka, satu di antaranya mengalami luka berat. Demikian diungkapkan Abdul Muhyi, Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Raya, saat menggelar aksi solidaritas di Mapolres Metro Tangerang Kota, dalam Siaran Pers yang diterima TangerangNet.Com, Sabtu (26/5/2018).

“Aksi solidaritas ini serentak kita laksanakan se-Indonesia. Ini instruksi PB HMI atas peristiwa 21 Mei yang menyebabkan saudara kami menderita patah tulang dan bahkan kritis,” kata Muhyi, kepada wartawan, Jumat (25/5/2018).

Adapun beberapa tuntutan turut disampaikan para peserta aksi melalui orasi. Beragam atribut dan juga spanduk turut mewarnai aksi yang diikuti puluhan kader HMI Mpo Cabang Tangerang Raya, HMI Dipo dan beberapa perwakilan HMI Jakarta.

“Kami minta kepolisian mengusut tuntas dan menangkap oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap saudara kami. Kami meminta agar kepolisian dapat mengevaluasi kinerjanya selama ini. Bahkan bila perlu copot Kapolri saat ini,” tegasnya.

Di sela-sela aksi, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan menghampiri serta menanggapi para peserta aksi yang sedang melakukan sejumlah Teatrikal berkenaan dengan peristiwa 21 Mei 2018 di Istana Negara.

“Pertama, kami semua mengucapkan terima kasih atas kunjungan rekan-rekan HMI di tempat kami. Ini sekaligus kita bersilaturahmi, lain waktu kami yang akan berkunjung ke kantor HMI untuk silaturahmi,” kata Harry.

Terkait tindakan aparat kepolisian saat aksi di Jakarta, jelas Harry, di internal Polri juga terdapat sebuah pengawasan. Dan jika ada kesalahan yang dilakukan anggota, maka Polri akan dikenakan pidana umum. “Pada prinsipnya, kami mendukung penegak hukum. Karena di internal kami  ada pengawasan. Jadi, kita percayakan saja semuanya kepada penegak hukum,” tuturnya.

Terpisah, Presidium MD Kahmi Kota Tangerang Turidi Susanto sangat menyesalkan peristiwa 21 Mei 2018 tersebut. Sebab, tindakan oknum polisi sangat berlebihan dan juga brutal terhadap mahasiswa yang merupakan aset negara dan generasi penerus bangsa.

“Mereka adalah anak bangsa, kami sangat berduka melihat banyaknya korban kader HMI yang mengalami luka-luka. Kami sangat mengecam tindakan oknum polisi yang agresif dan brutal. Kami akan selalu di depan membela kebenaran,” terangnya.

Turidi berharap adanya penyidikan khusus atas peristiwa tersebut, mengingat kebebasan mengeluarkan pendapat dilindungi undang-undang. Polisi yang dalam hal ini Divisi Profesi dan Pengamanan (PROPAM), harus dapat menyelidiki penyebab terjadinya tindak kekerasan oleh aparat terhadap mahasiswa.

“Semoga ke depannya pengamanan dan pengawalan aksi mahasiswa dapat dilakukan dengan persuasif, sehingga dapat menghindari tindakan agresif yang dapat memicu bentrokan. Karena mereka mahasiswa, benteng terakhir dalam menyuarakan keadilan bagi rakyat Indonesia,” pungkasnya. (rls)



Wagub: Bantuan Dana Hibah Ke Ponpes Akan Terus Bergulir

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (tengah) seusai menyerahkan   
bantuan dana hibah kepada pengurus pondok pesantrean.
(Foto: Istimewa)   

NET - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andhika Hazrumy secara simbolis menyerahkan bantuan kepada pondok pesantren berupa dana hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk kebutuhan pondok pesantren yang ada di Kota Tangerang.

Wagub mengatakan Pemprov Banten  mulai pada 2018 dan seterusnya akan menggulirkan bantuan hibah bagi pondok pesantren terutama bagi yang memerlukannya, karena pondok pesantren merupakan lembaga pencetak generasi penerus yang Islami, yang akan memberikan kontribusi bagi pembangunan Provinsi Banten.

Bantuan tersebut diserahkan saat menggelar Safari Ramadhan dan Tarawih Keliling (Tarling) yang kedua Tahun 1439 H/2018 M pada Jum’at (25/5/2018) malam. Kali ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussa'adah yang di Jalan Siliwangi Km-3 Kampung Doyong RT 04 RW 05, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang dengan Pengasuh Pondok KH Syihabuddin.

Turut hadir mendampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Ketua FSPP Provinsi Banten, Pjs Walikota Tangerang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangerang, Ketua MUI Kota Tangerang, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)  Kota Tangerang, Kyai dan Alim Ulama Kota Tangerang.

Wagub menjelaskan saat ini Pemprov Banten sangat konsern untuk mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, berdaya saing, dan jujur dalam bingkai akhlakulkarimah. Nantinya, generasi muda siap pakai dan dapat bekerja sesuai kompetensi yang dimiliki.

Saat ini, kata Wagub, Pemprov  Banten terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi para generasi muda agar dapat menembus bursa kerja. "Generasi muda yang jujur, yang ber-akhlakulkarimah dan memiliki kompetensi tentunya agar lebih laku di pasar kerja," ujar Wagub.

Pemprov Banten, kata Wagub, selain memprioritaskan pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, juga memprogramkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), di antaranya melengkapi fasilitas sekolah kejuruan, membangun Balai Latihan Kerja (BLK), menerapkan program link and match serta berbagai program pembangunan lainnya yang akan menjadikan Provinsi Banten lebih maju lagi.

Dalam kesempatan itu, Pjs Walikota Tangerang M. Yusuf mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub Banten dalam kegiatan Safari Ramadhan. Ia juga berterimakasih atas perhatian dan bantuan dari Pemprov Banten untuk 68 pondok pesantren yang ada di Kota Tangerang.

Pjs Walikota Tangerang mengatakan program kegiatan selama bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan pembinaan pegawai seperti menggantikan apel pagi dengan mengadakan pengajian rutin selama Ramadhan, pelaksanaan terawih keliling sebanyak 138 mesjid yang dilakukan secara serentak oleh para kepala OPD dan eselon III dan infak Al-qur'an dari para pegawai.

Usai seluruh rangkaian acara, Wagub melakukan silaturahmi dengan para kyai, alim ulama, pejabat Pemkot, para santri, dan warga sekitar. (*/ril)




Setelah Mahasiswi Minum Air Diberi Supir, Lalu Diperkosa

Kapolres Metro Tangerang Kombes Polisi Harry Kurniawan, tersangka 
ASBC, dan Kasat Reskrim AKBP Deddy Supriadi. 
(Foto: Man Handoyo/TangerangNet.Com)   

NET - ASBC, 24, seorang supir Angkutan Kota (Angkot) T-03 jurusan Pasar Anyar-Kota Bumi, Tangerang yang tega memperkosa seorang mahasiswi di Kota Tangerang dilumpuhkan dengan cara ditembak kaki kanannya. Pasalnya saat  akan bekuk di sekitar Terminal  Cimone, Kota Tangerang, Banten, pelaku berusaha kabur.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Jumat (25/5/2018) sore, mengatakan penangkapan terhadap supir angkot yang tinggal di Kampung Lebak Wangi RT 10/02, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, berawal dari adanya laporan orang tua korban.

Bahwa saat korban baru pulang kuliah dan naik angkot dari depan Satasiun Tangerang menuju Pasar Kemis diberi minuman air mineral oleh pelaku. Akibatnya, di tengah jalan korban ngantuk dan ketiduran.

Saat itu pula, kata Kapolres, pelaku membawa korban ke salah satu hotel di kawasan Jalan Dr Sitanala, Kota Tangerang. Di hotel tersebut korban diperdaya dan diperkosa oleh pelaku. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, korban dibawa kembali oleh pelaku untuk diantar ke kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Atas kejadian tersebut, sesampai di rumah korban menceritakan kepada orangtuanya. Mendengar pernyataan korban, orang tua pelaku melaporkannya ke Polres Metro Tangerang. Mendapat laporan, kata Kapolres, petuga langsung melakukan pengejaran, sehingga supir angkot tersebut berhasil dibekuk di sekitar Terminal Cimone, Kota Tangerang.

"Saat pelaku kami bekuk, dan diminta untuk menunjukkan beberapa barang bukti, berusaha kabur. Akibatnya oleh petugas ia dilumpuhkan dengan ditembak kaki kanannya," ungkap Kapolres.

Di hadapan petugas, pelaku mengaku memberikan air mineral kepada korban yang telah dicampur obat tetes air mata. "Saya tahu air mineral itu dicampur obat tetes mata bisa ngantuk dari internet," ucap pelaku.

Akibat perbuatannya, kata Kapolres, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 285 KUHP, tentang  persetubuhan diluar perkawinan, dengan ancaman kukuman penjara maksimal 12 tahun. (man)

Ad Inside Post