ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy: dua RSUD.
(Foto: Istimewa)  
NET  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan kepemimpinan Gubernur H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy tetap bersikeras akan mewujudkan program berobat gratis bagi warga miskin hanya dengan menggunakan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP).  Wakil Gubernur  (Wagub) menegaskan hal ini saat memberikan sambutan pada  Safari Ramadhan Pemprov Banten di Mesjid Jami Al Muhidin di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (9/6/2017) malam.

“Kami tahu bahwa program ini bakal berbenturan dengan Undang-Undang yang mengatur tentang BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial-red) Kesehatan. Tapi Undang-Undang  Dasar jelas-jelas mengamanatkan agar masyarakat tanpa terkecuali mendapatkan pelayanan dasar dari Pemrintah termasuk pelayanan kesehatan,” ujar Wagub.

Wagub menjelaskan  pihaknya banyak mendapati fakta bahwa masyarakat di Banten belum mengetahui tentang BPJS. “Ada juga yang sudah tahu, tapi mereka tidak mampu membayar iurannya,” lanjutnya.

“Jadi sekali lagi, kami jelaskan bahwa program ini adalah untuk warga Banten yang belum tercover BPJS. Dan itu memang masih banyak,” ungkap Wagub lagi.

Dijelaskan Wagub, program berobat gratis menggunakan E-KTP tersebut saat ini sedang dilakukan finalisasi, baik dari segi aturan maupun teknisnya.

Menurut Wagub, program tersebut ditargetkan agar bisa dilaksanakan tahun 2017 ini. “Tapi untuk tahap awal ini, program tersebut hanya bisa diakses di rumah sakit milik Pemprov Banten, yaitu RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah-red) Banten di Kota Serang dan di RSUD  Malimping,” imbuhnya.

Meski begitu, kata Wagub, untuk tahap selanjutnya, Pemprov Banten menargetkan agar program tersebut bisa diakses warga Banten di rumah sakit milik kabupaten dan kota. “Ini dimungkinkan dengan misalnya, menggunakan dana bantuan daerah untuk pembiayaannya di rumah sakit kbupten dan kota itu. Semua sedang kita kaji kemungkinan-kemungkinannya,” lanjut Wagub.

Sementara itu, dalam kunjungannya kali ini, Wagub mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel yang menurut dirinya banyak mendapatkan prestasi atas kinerja di bidang pelayanan masyarakat. Wagub mengucapkan selamat atas diraihnya predikat WTP atau wajar tanpa pengecualian yang diraih Pemkot Tangsel dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Banten untuk laporan keuangan tahun 2016.

“Tangsel juga dinobatkan sebagi daerah otonomi baru yang memiliki kinerja pelayanan terbaik versi Kementerian Dalam Negeri,” ucap Wagub disambut tepuk tangan jamah tarawih di mesjid yang berusia hamper 150 tahun tersebut.

Menurut Wagub, Tangsel juga merupakan kota dengan konsep smart city yang berhasil. Oleh karena itu, Wagub menginginkan agar Tangsel menjadi pelopor penerapan smart city bagi semua kabupaten dan kota di Banten. “Bahkan, kami di Pemprov Banten juga akan menerapkan hal serupa mulai tahun ini. Dimulai dengan e-government,” katanya.

Hadir pada kesempatn tersebut, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Sekda Tangsel Muhammad. Sementara Wagub  didampingi sejumlah pejabat Pemprov Banten dalam rombongan Safari Ramadhan Pemprov Banten tersebut. Para pejabat tersebut diantaranya Asda 3 Samsir, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Ajak Muslim, Kepala Badan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Endrawati, dan staf ahli gubernur Enong. (*ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top