ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Arief R. Wismansyah dan Suparmi.
(Foto: dokumentasi Tangerangnet.com)  
NET - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang mulai dibuka Agustus 2017, dua tokoh penting saling “meraba” yakni Arief Rachdiono Wismansyah yang sebagai Walikota Tangerang dan Suparti sebagai Ketua DPRD. Arief  pun mulai melakukan komunikasi  politik dengan beberapa partai politik, di antaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Namun sejauh ini, Arief belum berani buka-bukaan. Ia hanya  mengaku pertemuan dengan sejumlah partai politik sudah sering dilakukan. Namun baru sebatas silaturahmi untuk mendukung program pemerintah Kota Tangrang yang sedang dijalankan.

"Tahapan Pilkada Kota Tangerang dimulai Agustus. Sebenarnya tidak ada yang disiapin, kita siap kerja saja. Dan silaturahmi itu dilakukan agar program Pemerintah Kota Tangerang  bisa bersinergi antara eksekutif dan legislatif.," ungkap Arief kepada wartawan, kemarin.

Arief mengatakan pada masa akhir jabatannya,   semua program yang telah dicanangkan dapat berjalan dengan baik.  Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi yang juga disebut-sebut akan tampil di pesta demokrasi Kota Tangerang mengatakan siap untuk maju apabila partainya menghendaki.

Pasalnya, kata dia, untuk mengarah ke pesta demokrasi, ada mekanisme yang harus dilalui   kader partai berlambang benteng moncong putih. Salah satunya mendapat rekomendasi dari partai, dan pernah duduk di bangku legislatif maupun eksekutif.

"Sebagai petugas partai, kami  siap jika mendapat rekomendasi itu. Apalagi syarat untuk maju, seperti harus punya pengalaman duduk di legislatif sudah ada. Tetapi itu saja tidak cukup, kita juga dituntut harus bisa merangkul semua kepentingan yang ada di Kota Tangerang. Seperti saat pertama menjabat Ketua DPRD Kota Tangerang, saya merasa seperti berada di tengah hutan. Tetapi setelah itu, saya paham, oh ternyata seperti ini," kata dia.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Sanusi Pane mengatakan meski tahapan Pilkada Kota Tangerang baru dimulai pada Agustus 2017,  segala persiapan sudah  dilakukan. Seperti diresmikannya Rumah Pintar KPU Kota Tangerang. Dan melalui rumah pintar itu, pihaknya akan mulai melakukan sosialisasi Pilkada Kota Tangerang dan segala tahapannya.

"Untuk Pilkada Kota Tangerang  kami telah mendapat anggaran dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang sebesar  Rp61 Miliar. Dan pencoblosannya akan dilakukan pada  Juni 2018," kata Pane. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top