ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Petugas KPPS dan peserta rapat berbeda pendapat sengit.
(Foto: Man Handoyo, TangerangNet.Com)  
NET - Dalam rangka mengantisipasi keributan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten pada 15 Februari 2017 nanti, jajaran Polres Metro Tangerang Kota  melakukan simulasi pengamanan pesta demokrasi tersebut  di Ruang Aula Polres Metro Tangerang Kota, Jalan Daan Mogot No. 52, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

Simulasi keamanan yang dipimpinnya oleh Wakapolrestro Tangerang Ajun Komisaris Besar Polisi  (AKBP) Erwin Kurniawan pada Rabu (8/2/2017), dibuat mirip seperti pelaksanaan pemungutan suara, yaitu dilengkapi dengan logistik, saksi, dan masing-masing dari pendukung  pasangan calon.

Dalam simulasi tersebut, tampak keributan terjadi dan para pendukung tak terima dengan hasil perolehan suara yang didapat jagoannya. Akibatanya,  suasana ricuh dan mencekam.

Petugas kepolisian dari Polrestro Tangerang lansung mengamankan lokasi kejadian. Dengan cara  melerai keributan dan berkoordinasi dengan petugas lainnya.

"Jumlah personil yang dikerahkan untuk mengamankan Pilkada Banten sebanyak 1096 anggota," ujar Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kota Kompol Triyani.

Sedangkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang harus diamankan, kata dia, yakni sebanyak 3.311. Dan dalam pengamanan itu petugas pun tidak diperkenankan membawa segalanya macam perlengkapan, seperti senjata api dan lainnya." Yang jelas dalam pengamanan Pilkada itu, petugas tidak boleh pakai senjata dan membawa handphone," tutur Triyani. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top