ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Pembangunan rumah di Royal Arum pesat.
(Foto: Istimewa)  
NET - Dinas Bangunan (Disbang) Kota Tangerang menghentikan bangunan yang ada di atas lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos dan Fasum) Cluster Royal Arum di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, karena pihak pengembang perumahan itu tidak bisa menunjukkan administrasi perijinannya.

"Kami menghentikan pembangunan itu karena setelah dilakukan pengawasan, ternyata pihak pengembang tidak bisa menunjukkan siteplane atau kelengkapan perijinan lainnya," ujar Gempita, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Bangunan Non Pemerintah pada Disbang Kota Tangerang, Kamis (10/11/2016), petang.

Apabila imbauan tersebut tidak digubris, kata Gempita, maka akan dilakukan penghentian secara paksa dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).  “Ya, kalau mereka memaksa untuk terus melakukan pembangunannya, silahkan saja, asal tempuh dulu administrasi perijinannya, seperti apa yang telah tertera di dalam ketentuan Peraturan Daerah,” tutur Gempita.

Ditanya kenapa pembangunan yang ada di atas lahan fasos fasum Cluster Royal Arum tersebut baru dihentikan setelah beberapa unit rumah yang dibangun di atas lahan tersebut hampir selesai, Gempita mengatakan karena selama ini pihaknya, tidak mendapat koordinasi dari kantor Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Tangerang.

Gempita menjelasakan untuk melakukan pengawasan terhadap pembanguan di Kota Tangerang sangat sulit, lantaran minim data. "Kami baru tahu bahwa pembangunan perumahan di atas fasos dan fasum Cluster Royal Arum tersebut menyalahi administrasi perijinan dari informasi warga. Setelah di cek ternyata benar adanya," ungkap Gembita.

Dan belakangan ini, lanjut dia, pihaknya memang tidak pernah mendapat data dari BPMPTSP soal rencana pembangunan non-pemerintah, sehingga sulit untuk melakukan pengawasan.

Sementara itu, Kepala Kantor Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Tangerang  Karsidi  saat akan dikonfirmasi masalah tersebut sulit ditemui. Alasannya selalu sibuk dan ada di lapangan. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top