ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Engkos Zarkasyi: bentuk tim gabungan.
(Foto: Istimewa)   
NET - Maraknya pungutan liar (Pungli) yang berkedok juru parkir di wilayah Kota Tangerang tidak hanya meresahkan masyarakat. melainkan juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang selaku pemangku kebijakan di Kota yang bermotto Ahlakul Kharimah.

Pasalnya, selain parkir liar itu hanya menguntungkan beberapa gelintir orang saja, juga menambah kesemrawutan dan kemacetan di Kota Tangerang. ''Kami sudah membentuk tim gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, dan Garnisun untuk membersihkan pungli-pungli yang berkedok sebagai juru parkir," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tangerang Engkos Zarkasyi, Senin (17/10/2016).

Dalam waktu dekat,  kata dia, tim gabungan itu akan melakukan razia di lokasi-lokasi parkir liar yang ada di tubuh jalan, seperti Jalan Perintis Kemerdekaan 1 ( belakang Tangerang City Mal), jalan Maulana Yusuf, depan Universitas Syech Yusuf (Unis), Jalan Kemerdekaan,.depan kantor Dinas Tenaga Kerja/ Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta  kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Kota Tangerang dan lainnya.

Dalam Razia tersebut, imbuh Engkos, pihaknya akan mengamankan para juru parkir liar untuk diberi pembinaan. "Selain memberi pembinaan, kami juga akan menganalisa, apakah beberapa ruas jalan itu layak untuk dijadikan lahan parkir. Bila tidak, maka beberapa instansi seperti Universitas Syech Yusuf wajib menyediakan lahan parkir yang memadai.Mengingat kendaraan yang parkir di sepanjang Jalan Maulana Yusuf adalah mahasiswa dan mahasiswi dari universitas tersebut," ungkap Engkos.
                                                         
Namun, tambahnya, jika hasil analisa menyebutkan lokasi tersebut layak untuk dijadikan lahan parkir,  maka akan diresmikan. Dan juru parkirnya bisa diambil dari mereka yang sudah dibina untuk menjadi juru parkir resmi. "Kalau ini terjadi, tentu akan menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah-red) bagi Kota Tangerang. Tidak seperti selama ini," ujar Engkos menjelaskan.

Hal itu juga mendapat sambutan baik dari Tatang Sago, koordinator Lembaga Independen Aparatur Negara (LIPAN). Bahwa,  pungli harus dihentikan dari bawah. Seperti adanya juru-juru parkir liar. karena,  tidak mungkin  keberadaan juru parkir liar akan  terus berkembang bila tidak ada orang atau oknum yang melindunginya.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kondisi beberapa ruas jalan di Kota Tangerang semakin semrawut dan macet, lantaran ditumbuhi oleh parkir-parkir liar disisi kiri dan kanan jalan itu. Seperti, Jalan TMP Taruna, Kemerdekaan, Perintis Kemerdekaan 1, Maulana Yusuf dan Jalan Pintu M-1 yang merupakan akases ke Bandara Soekarno Hatta.(man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top