ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan saat mengunjungi
korban penusukan di rumah sakit: terlarang buat wartawan.  
(Foto: Istimwa)   
NET - Guna memberikan semangat terhadap petugas kepolisian di Polres Metro Tangerang yang mengalami luka parah karena diserang oleh Sultan Aziansyah, 22, salah seorang  dari kelompok Islam State (ID), Kapolri Jendral Tito Karnavian datang ke Rumah Sakit Siloam di Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (21/10/2016)  guna menjenguk dua dari tiga anggota polisi yang masih dirawat di sana.

Dengan didampingi oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) M Iriawan, Kapokri langsung masuk ke ruang rawat inap anggota tersebut. Para wartawan yang ingin nengabadikan gambar dan melihat kondisi korban tidak diperkenankan masuk dan hanya menuggu di luar ruang rawat inap.

Sekitar 15 menit kemudian, Kapolri yang ke luar dari ruang  rawat inap itu memastikan kondisi dua orang anggotanya yang mengalmi luka, yaitu Komisari Efendi yakni Kapolsek Tangerang Kota dan Iptu Bambang Heryadi, kanit Dalmas Polres Metro Tangerang terus membaik, walaupun masih mengalami pendarahan dalam.

Itu terjadi, kata Kapolri, karena keduanya mengalami luka yang cukup parah di bagian dada dan punggung. Namun demikian, tambah Kapolri, luka karena tusukan senjata badik itu tidak menembus hingga organ yang vital, seperti  jantung atau paru-paru.

Sedangkan satu orang anggota lainnya yang mengalami luka, yaitu Bripka Sukardi, anggota Satlantas Polsek  Tangerang Kota sudah dipulangkan setelah beberapa saat sempat di rawat di RSUD Tangerang.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama kedua anggota ini juga bisa cepat dipulangkan," ujar Kapolri.

Berdasarkan pemantauan di lokasi kejadian, Pos Lalu Lintas di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, tepatnya gerbang kawasan Perkantoran dan Pendidikan, Cikokol, Kota Tangerang terdapat penambahan jumlah petugas. Dari dua petugas yang biasanya berjaga di Pos itu, kini menjadi empat orang.

Sementara itu, pelaku penusukan tersebut Sultan Aziansyah yang ditembak petugas karena kehabisan darah akirnya meninggal dunia. Almarhum Sultan dimakamkan di suatu tempat di wilayah Tangerang. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top