ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Pasukan pertahanan pantai.
(Foto: Istimewa)  
NET -  Seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS)  Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta pada Jumat (9/9/2016), menggelar doa bersama memohon kesuksesan Latihan Puncak Armada Jaya XXXIV / 2016 agar dapat terlaksana dengan baik, aman, dan lancar.

Doa bersama itu dilaksanakan di tempat ibadah masing-masing personel sesuai dengan agama yang dianutnya. Bagi umat muslim berdoa bersama di Masjid Miftahul Jannah Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari Raya No 02 Ancol Jakarta Utara yang dipimpin oleh Kasubdis Bintal Spers Lantamal III Letkol Laut (KH) H.S. Amirudin, S. Ag, M.Si.

"Sedangkan untuk yang beragama Nasrani melaksanakan doa bersama di gedung Serbaguna Mako Lantamal III Jakarta dipimpin Mayor Laut  (KH) Tulus Sibarani, pamen Disfaslan Lantamal III,”  ujar  Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, SE, MAP.

Latihan Armada Jaya XXXIV / 2016 mengusung tema TNI Angkatan Laut Melaksanakan Operasi Pertahanan Pantai, Operasi Laut Gabungan, Operasi Amfibi dan Operasi Pendaratan Administrasi di Wilayah Timur Indonesia dalam rangka Mempertahankan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Latihan puncak TNI Angkatan Laut ini akan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi selaku Pemimpin Umum Latihan yang melibatkan lebih dari 7.000 personel dan 39 Kapal Perang (KRI) berbagai jenis antara lain Kapal Selam, Perusak Kawal Rudal, Kapal Cepat Rudal, Perusak Kawal, Angkut Tank, Buru Ranjau, Kapal Tanker, dan Kapal Bantu Tunda serta delapan Pesawat Udara, juga persenjataan Howitzer, Roket Multilaras tipe GRAD 70 milik pasukan Marinir.

Oleh karena itu,  latihan Armada Jaya XXXIV/16 dilaksanakan dalam skala besar di perairan Laut Jawa Timur dari awal September hingga pertengahan bulan yang sama. Dimulai dari proses  embarkasi pasukan dari pangkalan TNI Angkatan Laut, Ujung, Surabaya, hingga puncaknya dilaksanakan Operasi Amfibi  berupa pendaratan Pasukan Pendarat Marinir di pantai Banongan, Jawa Timur, kata Kasubdis Bintal Spers Lantamal III Letkol Laut (KH) H.S. Amirudin, S. Ag, M.Si. (dade)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top