ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kasat AKB Sutarmo: tiga pelaku menjadi tersangka.
(Foto: Syafril Elain, TangerangNET.Com)  
NET - Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pra konstruksi atas pembunuhan sadis yang menimpa Enoh Fariah, 18,  di mes karyawan PT Polyta Global Mandiri (PGM) di Pergudangan 8, Blok DV, RT 01/06, Kelurahan Dadap, Kecamatan  Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten,  petugas kepolisian meningkatkan status tiga orang yang diamankan sebagai tersangka.

Mereka adalah, Imam Hartiadi alias Bogel, yang merupakan kekasih korban dan dua orang temannya;  Rahmad Arifin alias Dayat serta Muhammad Alim.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Besar  Sutarmo, di dalam pra rekonstrunsi yang dilakukan Senin (16/5/2016) pukul 01.00 WIB itu, ketiga pelaku memperagakan peran mereka masing-masing.  Waktu itu, Imam Hartiadi alias Bogel mendatangi mes korban.

Setelah terjadi dialog, bahwa korban sudah bertunangan dan dalam waktu dekat akan nikah dengan orang lain, kata Kasat, Imam Hartiadi minta kepada korban agar bisa memberikan ciuman yang terkahir.

Dari ciuman itu timbullah hasrat  pelaku untuk mengajak korban berhubungan badan. Karena ditolak, pelaku naik pitam dan ke luar dari  dalam kamar mes untuk pulang. Saat itu juga pelaku bertemu dengan  Rahmad Arifin alias Dayat dan  Muhammad Alim.

Di situlah tersangka IH curhat,” ungkap Sutarmo.

Kemudian, kata Kasat,  oleh kedua orang temannya Imam ditanya, apakah korban masih menjadi pacarnya. Dan Imam pun menjawab tidak karena  dalam waktu dekat korban akan menikah dengan orang lain. Saat itu juga,  kedua orang temannya mengatakan, "Ya sudahlah perkosa saja".

Rupanya ucapan tersebut diterima oleh tersangka IH. Beberapa saat kemudian, ketiga orang pelaku kembali ke mes karyawati pabrik plastik itu. Sampai di sana, mereka langsung  masuk ke dalam kamar. Karena tidak ada senjata tajam dan hanya menemukan pacul di sekitar mes, mereka mengambilnya untuk menakut-nakuti korban.

Ketika ditanya penyebab kematian, Sutarmo belum bisa mengungkapkan. "Untuk  kematian korban sampai saat ini petugas  belum mengetahui penyebabnya. Mengingat hasil otopsi belum ke luar," ujar Sutarmo.

Begitupula dengan ditemukannya  sperma yang menempel di celana dalam korban dan kain di sekitar lokasi. Petugas,  belum bisa memastikan itu sperma siapa, karena  masih menunggu hasil dari labaoratorium Mabes Polri.

Tapi yang jelas, kata Kasat, yang memasukkah gagang pacul ke kemaluan korban adalah RA. "Gagang pacul itu ia masukkan dengan cara dijejeknya pakai kaki," tutur Kasat.

Dan kini, tambah dia, kasus itu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. "Masalah apa motivasi sebenarnya di balik  pembunuhan ini, silahkan tanya ke Polda Metro Jaya. Karena kasus itu saat ini ditangani di sana," kata dia. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top