ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Hasanudin Bije: harus berlaku adil.    
(Foto: Istimewa)  
NET -  Penertiban sekitar 200 bangunan liar yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang, mendapat sorotan dari Lembaga Kajian Pemerintah Indonesia  (LKPI). “Walikota jangan hanya berani menertibkan bangunan milik rakyat kecil,” ujar Pembina LKPI Hasanudin Bije melalui siaran pers yang disampaikan kepada TangeranNET.Com, Kamis (17/12/2015).

“Jika Arief (Arief R. Wismansyah-red) sebagai  Walikota berani menghadirkan pasukan ratusan orang untuk menertibkan bangunan liar di Buaran Indah di lahan milik Menkumham , maka Arief juga harus berkaca diri dan berprilaku adil terhadap bangunan  liar lain  yang berdiri di lahan milik Kemenkumham,” tandas Bije yang mantan anggtoa DPRD Kota Tangerang itu.

Bije menilia bangunan liar bukan hanya sekadar kumuh dan tidak punya ijin yang dihuni rakyat kecil. Gedung mentereng pun termasuk liar seperti gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, gedung Cipta Karya, gedung SD Negeri 4 dan 5 Sukasari yang sedang dibangun.

“Gedung-gedung  itu harus dirobohkan seperti  dia (Arief-red) merobohkan bangunan rakyat yang dianggap liar. Karena gedung-gedung itu pun sama berdiri di lahan milik Kemenkumham,” ucap Bije.

Selanjut Bije mengatakan, “Kita bangga jika ada pimpinan daerah yang berani dan tegas dalam melakukan penertiban terhadap masyarakat yang telah mlanggar aturan. Kebanggaan itu bisa kita rasakan jika Walikotanya  melakukan hal yang sama . Oleh karenanya, keberanian harus diimbangi dengan kebenaran dari Pemdanya sendiri .”

Seperti diberitakan sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang menertibkan bangunan liar di atas tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jalan Jenderal Sudirman,  Kelurahan Tanah Tinggi, Rabu (16/12/2015) pagi.

Bangunan liar yang selama ini ditempati warga untuk berdagang ayam dan menjadikan rumah potong ayam tersebut digusur dengan alat berat berupa beko. Warga yang rumahnya digusur pasrah menyaksikan petugas menggusur rumah tempat tinggal mereka. (ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top