ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

(Foto: Istimewa)   
NET – Meskipun Dasep Sediana, Ketua KONI Kota Tangerang membantah tuduhan terlibat dalam pesta narkorba, Rektor Universitas Islam (Unis) Syekh Yusuf  menyatakan belum mencabut sanksi pemberhentian  sementara sebagai dosen Unis.

“Saudara Dasep tetap diberhentikan sementara selama kasus yang dihadapi belum tuntas,”   ujar
Rektor Unis  Syekh Yusuf Kota Tangerang  Mas Iman Kusnandar kepada wartawan, Rabu (12/8/2015).

Mas Iman menjelaskan masalah hukum tersebut mulai dari penyelidikan, penyidikan, dan proses persidangan. Nah, sekarang ini yang dihadapi Dasep adalah proses penyelidikan dan penyidikan.

“Sekarang ini yang sedangkan dilakukan polisi adalah proses penyelidikan yang ditingkatkan menjadi penyidikan. Lebih baik Saudara Dasep kosentrasi  tentang masalah yang dihadapinya,” saran Mas Iman.

Sebagaimana diketahui Dasep Sediana menjadi dosen di Unis sejak 2008. Dasep mengajar di Fakultas Teknik. Selain mengajar,  Dasep juga Ketua KONI Kota Tangerang.

Sementara  itu, tidak munculnya Dasep yang diduga terlibat dalam kasus narkoba pada acara Jumpa Pers yang digelar oleh organisasi keolahragaan tersebut Selasa (11/8/2015), disayangkan oleh  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Kami sangat menyayangkan sikap Ketua KONI Kota Tangerang yang menghilang begitu saja. Seharusnya yang bersangkutan bersikap kesatria untuk mengklarifikasi persoalan tersebut,"  ujar  Faridal Arkam Machus, Ketua HMI Cabang Tangerang Raya, Rabu (12/8/2015).

Karena, lanjut dia, dengan sikapnya yang tidak kesatriai itu, tentu  dugaan kasus narkoba atas dirinya semakin kuat, sehingga  dapat mencoreng organisasi keolahragaan di kota yang berjuluk Ahlakul Kharimah. Dengan sikap seperti itu,  KONI Kota Tangerang seharusnya sudah bisa mengambil tindakan yang tegas, yaitu mengirimkan surat ke KONI Provinsi Banten agar menon-aktifkan yang bersangkutan.

"Kalau persoalan ini dibiarkan berlarut, tentu dampaknya kepada  organisasi keolahragaan itu," tutur Faridal Arkam.

Begitu pula dengan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah selaku pembina, tentunya Arief Wismansyah bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan organisasi olahraga itu. Meskipun yang bersangkutan adalah orang dekat yang pernah menjadi tim kampanyenya pada Pilkada Kota Tangerang 2013 lalu.

Seperti diketahui, setelah anggota DPRD dari Fraksi PDIP Kota Tangerang, Pabuadi  ditangkap oleh petugas Polres  Metro Jakarta Barta dalam kasus narkoba jenis sabu. Yang bersangkutan mengatakan  pesta sabu itu juga melibatkan beberpa orang, di antaranya DSP, Ketua KONI Kota Tangerang, yang juga mantan tim kampanye Walikota Tangerang Arief R WISmansyah. (man/ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top