ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Selama beberapa hari ini tidak terlihat lagi daging  sapi digantung.
(Foto: Istimewa)
NET – Guna untuk mengantisipasi  minimnya kebutuhan daging sapi di Kota Tangerang  karena para pedagangnya pada mogok,  Bulog memasok  sebanyak 1 ton daging sapi ke sejumlah pasar di Kota Tangerang, dengan  cara dikemas  per- kilogaram dan dijual dalam bentuk  operasi  pasar seharga  Rp 90 ribu/Kg.

"Kami lakukan oprasi pasar ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan daging sapi. Selain itu, juga untuk menekan harga daging sapi  yang melonjak tinggi," ujar   Walikota Tangerang  Arief R. Wismansyah saat melakukan oprasi pasar besama Bulog, Selasa (11/8/2015).

Pasalnya, kata Arief, sejak  Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Pemotongan Hewan Indonesia (APPHI) melakukan mogok selama empat hari (8- 11 Agustus), pasokan daging sapi di sejumlah pasar mengalami penurunan.

Bahkan, imbuh Arief, sejumlah  lapak pedagang pun  telah kosong karena ditinggal para penjualnya yang tidak menerima  pasokan daging dari RPH. "Untuk Oprasi Pasar (OP)  di  Pasar Anyar Kota Tangerang ini , dipasok  sebanyak 550 Kg  daging sapi yang per  kilogramnya dijual  Rp 90 ribu, lebih murah dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 120 ribu per Kg," ungkap Arief.

Menurut Arief,  sisa daging sapi tersebut di suply ke pasar lainnya, seperti Pasar Lama dan Pasar Malabar. Sementara itu, Bulogmart Sub Divisi Regional Tangerang, Meta Novariyani mengatakan daging sapi yang disediakan itu merupakan bagian dari program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami harap, dengan adanya OP ini, kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi terpenuhi," harap Arief.  (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top