Duka Mendalam, Ketua KPU Tangsel Pun Pergi Selamanya Terbawa Covid-19

Baca Juga

Almarhum Bambang Dwitoro dimakamkan 
di Tempat Pemakaman Khusus (TPK) Jombang. 
(Foto: Istimewa) 




NET - Bambang Dwitoro menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU (Intensive Care Unit) Rumah Sakit (RS) Sari Asih Ciputat, Jalan Sasak Tinnggi, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (12/12/2020) pukul 03:40 WIB.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel Bambang Dwitoro kepergiannya mengejutkan sejumlah pihak karena sedang melaksanakan tugas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 Walikota dan Walikota Tangsel tahap perhitungan suara. Kepergian Bambang yang terkenal ramah dan lemah lembut itu membuat kesedihan di kalangan penyelenggara Pemilu/Pilkada baik yang masih aktif ataupun purna tugas.

“Saya merasa kehilangan atas meninggalnya Mas Bambang. Kami merasakan duka yang mendalam,” ujar Ketua KPU Kota Tangerang Ahmad Saylendra kepada TangerangNet.Com, Sabtu (12/12/2020).

Saylendra mengaku terakhir bertemu dengan Bambang Dwitoro saat dilakukan sosialilasi PIlkada oleh KPU RI yang berlokasi di Kecamatan Serpong, Kota Tangsel. “Waktu itu badan Mas Bambang segar bugar,” ucap Saylendra.

Hal senada dirasakan pula Badrus, anggota KPU Kota Tangsel periode 2013-2018. “Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas Wafatnya Bapak Bambang Dwitoro, salah satu anggota kami, yang saat ini Ketua KPU Kota Tangerang Selatan Masa Bhakti 2018-2023,” tulis Badrus di WhatsApp grup.

Badrus merasa kehilangan atas kepergian Bambang Dwitoro. “Kami turut kehilangan yang mendalam atas wafatnya rekan kami karena sakit. Semoga Almarhum Husnul Khatimah, dan keluarga yang tinggalkan diberi kesabaran,” ucap Badrus.

Saat kabar duka menyelimuti Kota Tangerang Selatan atas kepergian Bambang Dwitoro akibat terpapar Covid-19, sejumlah rekan sejawat berdatangan. Terlihat mantan Komisioner KPU Banten Agus Supadmo dan Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon ikut ke Tempat Pemakaman Khusus (TPK) Jombang.

“Mas Bambang Dwitoro orang sabar dan tidak pernah emosi. Orang baik itu pergi untuk selamanya semoga husnul khotimah,” ucap Agus Supadmo dengan mata berkaca-kaca.

Begitu juga dengan Wahyul Furqon. “Allah berhendak lain dan memanggil rekan kami yang sedang melaksanakan tugas penyelenggaraan Pilkada yang mulia ini. Semoga Allah menerima Mas Bambang,” ujar Wahyul Furqon.

Begitu juga dengan rekan sejawatnya M. Taufiq, MZ, yang sejak Bambang Dwitoro sakit dipercaya sebagai Pelaksana Harian (PLH) Ketua KPU Kota Tangsel. “Ini menjadi beban berat kami. Namun, bila kita menerima dengan ikhlas semua menjadi mudah dan enteng. Allah selalu meringanka kerja orang yang ikhlas,” tutur Taufiq yang sering berceramah itu.  

Taufiq yakin tugas penyelenggara Pilkada akan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal. “Insya Allah akan selesai sesuai dengan jadwal,” ucap Taufiq.

Bambang Dwitoro sebagai komisioner adalah periode kedua, sebelum kedudukannya sebagai anggota KPU Kota Tangsel. Namun saat menjalankan tugas tahap perhitungan suara Bambang Dwitoro menghembuskan nafas terakhir bersama virus Covid-19.

“Seharusnya, besok itu (Minggu, 13 Desember 2020) Mas Bambang genap berusia 40 tahun,” ujar Amuih, ketua RT tempat almarhum bermukim. (Syafril Elain) 

Post a Comment

0 Comments