Kajari: Masih Ada Oknum Kejaksaan Lakukan Tindakan Tak Terpuji

Baca Juga

Kajari Kota Tangerang Robert PA Palealu
(tengah) dan Kasi Intel Saimun (kiri). 
(Foto: Suyitno/TangerangNet.Com) 





NET  Bertepatan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang  ke-27, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang mencanangkan integritas  Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dan Wilayah Bebas Korupsi (WBBM dan WBK) pada 2020 di halaman kantor Kejaksaan, Jalan TMP Taruna,  Rabu (27/2/2020).

Kepala Kejari Kota Tangerang Robert PA Pelealu, SH MH mengatakan hari ini kita melakukan pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) kususnya di Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.

“Sebagai mana kita ketahui bersama dilakukanya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme merupakan upaya meningkatkan kinerja. Bukan hanya demi mewujudkan reformasi birokrasi, Kejaksaan merupakan target dalam membentuk institusi Kejaksaan yang modern,” ujar Kajari.

Pelayanan yang baik, kata Kajari, sudah menjadi keharusan bisa memenuhi harapan dan aspirasi masyarakat dalam menegakan supremasi hukum. Tanpa komen keinginan yang kuat untuk mengembalikan martabat serta kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum keadilan saat ini sangat sulit untuk dicapai.

“Harus diakui saat ini masih ada hambatan dalam merealisasikan keinginkan masyarakat akan perubahan Kejaksaan yang lebih baik. Mengingat masih ada oknum kejaksaan yang melakukan tindakan tidak terpuji dan melukai hati masyarakat pencari ke adilan,” ungkap Kajari.

Pencanangan WBK  dan WBBM, kata Kajari, salah satu formula supaya mengembalikan pelaksanaan 

Reformasi Birokrasi dan Konsekwensinya tentunya akan mampu menghadirkan insan apartur Kejaksaan yang handal dan profesional dalam menegakan Supremasi Hukum.

“Pencanangan WBK dan WBBM hari ini sudah  sesuai Surat Perintah Kerja dari Kejaksaan Tinggi Banten dan semua Kejaksaan seluruh Indonesia melaksanakan,” ujar Kajari.

Kasi Intel Saimun, SH MH mengatakan Kota Tangerang harus bersih dari korupsi. “Kalau masih ingin korupsi, jangan tinggal di Kota Tangerang. “Sebagai warga Tangerang asli, malu kalau masih ada yang korupsi”, tutur Saimun. (tno)

Post a comment

0 Comments