Pemprov Banten Dirikan 7 Dapur Umum Bagi Pengungsi

Baca Juga

KepalaDinas Sosial Banten Nurhana 
saat di salah satu dapur umum. 
(Foto: Istimewa) 



NET - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Sosial Provinsi Banten mendirikan Dapur Umum Lapangan (Dumlap)  Senin (24/12/2018) guna memmenuhi kebutuhan konsumsi untuk pengungsi bencana tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir barat Provinsi Banten. 

Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten H. Amal Herawan Budhi, Selasa (25/12/20118) mengatakan adapun lokasi Dumlap secara rinci ialah Kecamatan Carita, lokasi di sekitar Hotel Wiracarita. Selanjutnya Kecamatan Labuan untuk pengungsi di SD Kalanganyar 1, SD Kalanganyar 2, GOR Labuan, dan Mesjid Tarogong, Kecamata Angsana untuk 20 titik pengungsian Panimbang, Sukaresmi, Sobang dan Tanjung Lesung, Kecamatan Jiput untuk pengungsi di wilayah Pulosari, Desa Kalanganyar - Dapur Umum Mandiri Masyarakat, Kecamatan Sumur untuk 1.400 orang pengungsi, dan Tanjung Lesung untuk pengungsi di daerah Cikadu.

Pencarian dan evakuasi, kata Amal, korban hingga saat ini terus dilakukan, menging
at masih banyak tempat-tempat yang masih belum berhasil di tembus dikarenakan terputusnya akses serta banyaknya puing-puing sisa bencana yang menghambat proses evakuasi. Selain itu lokasi bencana yang berada cukup jauh sehingga sulit untuk terjangkau.

Respon cepat Pemerintah Provinsi Banten sesuai arahan Gubernur Banten.  Dalam berbagai kesempatan Gubernur memerintahkan aparatur Pemprov Banten untuk  benar-benar mempersiapkan , penanggulangan bencana secara cepat.

Upaya penanggulangan bencana di Provinsi Banten dipantau terus Gubernur Banten H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur H. Andika Hazrumy.  Keduanya meninjau langsung lokasi bencana dan penampungan pengungsi bencana tsunami yang terjadi di sepanjang pesisir Barat Provinsi Banten.  Gubernur meninjau di lokasi penampungan korban bencana di Kecamatan Jiput dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.  Sedangkan Wakil Gubernur melihat langsung ke Kecamatan  Carita, Kabupaten Pandeglang. 
            
Sejak Sabtu  (22/12/2018), Gubernur langsung memerintahkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemprov Banten untuk cepat tanggap melakukan penanggulangan bencana tersebut. Gubernur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.  Selain itu, Gubernur  mengimbau masyarakat untuk tidak percaya dan menelan mentah-mentah dan menyebarluaskan informasi yang tidak jelas sumbernya. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments