Dewan Pendidikan Banten Harapkan Dinas Pendidikan Tangsel Redam Tawuran Pelajar

Baca Juga

Ketua Dewan Pendidikan Banten Dadang Setiawan (berpeci) dan Kepala
Dinas Pendidikan Kota Tangsel Taryono sesuai berdiskusi. 
(Foto: Istimewa)   

NET - Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Banten berkunjung ke Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) guna berdiskusi untuk menyikapi permasalahan tawuran antar pelajar beberapa minggu yang lalu.

Ketua Dewan Pendidikan Banten Dadang Setiawan mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dan berdiskusi ke Dinas Pendidikan Tangsel di Jalan Buana Kencana, Sektor 12 BSD, Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (10/08/2018).

"Kita dari Dewan Pendidikan berdiskusi langsung dengan Dinas Pendidikan Tangsel dalam rangka bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas, khususnya mencegah dan memberantas aksi tawuran antar-pelajar," ujar Dadang.

Sebagaimana diketahui, kata Dadang, telah terjadi tawuran antar-pelajar di Kota Tangsel dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sasmita, Pamulang dengan SMK Bhupuri, Serpong yang telah menewaskan Ahmad Fauzan, 18.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tansel Taryono telah menyikapi persoalan tawuran yang telah menewaskan seorang pelajar tersebut.

"Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak agar tidak terulang lagi kejadian tawuran antar pelajar ini," tutur Taryono.

Selanjutnya, kata Taryono, untuk langkah pencegahan, Dinas Pendidikan Tangsel akan mengadakan Ikrar siswa sebanyak 1.000 siswa se-Kota Tangsel bersama pimpinan SMK se-Kota Tangsel.

Dewan Pendidikan Banten menyarankan kepada Dinas Pendidikan Tangsel agar terus berupaya menyelesaikan dan mencegah tawuran antar pelajar.

"Kami berharap agar semua elemen khususnya Dinas Pendidikan mampu bersama-sama mencegah terjadinya tawuran antar pelajar, karena itu sangat merugikan" ujar Euis Hendrawati selaku pengurus Dewan Pendidikan Banten.

Dinas Pendidikan, kata Euis, berharap agar Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten dan Kota agar terus mengadakan kegiatan-kegiatan positif, seperti pelatihan, seminar, workshop atau kegiatan positif lainnya untuk memberi daya dukung kepada para siswa, sehingga kelak mereka mampu berguna karena punya wawasan tinggi. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments