Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Berbenah Menuju Kota Nyaman

Program bedah rumah sudah terlaksana.
(Foto: Pemerintah Kota Tangerang)   
Kota Tangerang terus menata diri jelang usia ke 24 tahun. Program Tangerang Berbenah yang digaungkan Pemerintah Kota Tangerang sejak tahun 2015 lalu masih akan digalakkan di tahun 2017.

Tangerang Berbenah adalah program Pemkot Tangerang untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Ada sejumlah kegiatan yang menjadi fokus utama dalam program Tangerang Berbenah, diantaranya pembangunan penerangan jalan umum (PJU) melalui program Tangerang Terang. Selain itu ada pula pembangunan jalan lingkungan, drainase, sarana sanitasi atau MCK hingga bedah rumah.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan program Tangerang Berbenah mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018 yang bertujuan untuk mewujudkan Tangerang LIVE (liveable, investable, visitable, e-city). Seluruh program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas taraf hidup seluruh masyarakat Kota Tangerang.

“Program Tangerang Berbenah menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat mulai dari kebutuhan hunian yang layak, jamban sehat, infrastruktur yang memadai dan saluran air yang representatif,” kata Arief.  

Perkembangan program Tangerang Berbenah terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015, sebanyak 1.040 rumah sehat dibangun melalui program bedah rumah. Sedangkan total jamban sehat yang didirikan sebanyak 1.632 unit di tahun 2015.

Setahun berikutnya atau di tahun 2016, sebanyak 1.405 unit rumah sehat dan 1.332 jamban sehat berhasil dibangun. Di tahun tersebut, Pemkot Tangerang menganggarkan dana sebesar 77 miliar rupiah untuk pembangunan rumah dan jamban. 

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Tangerang Dafyar Eliadi Hardian mengatakan Pemkot Tangerang menggelontorkan anggaran sebesar 39 miliar untuk program bedah rumah di tahun 2017. Anggaran sebanyak itu rencananya akan dimanfaatkan untuk membangun 2.300 unit rumah sehat.

“Kami targetkan 2.300 unit rumah akan dibedah. Tapi kami masih akan melakukan verifikasi untuk mengetahui kerusakan rumah. Apakah masuk kategori rusak berat ataukah sedang,”ujar Dafyar.

Pemkot Tangerang akan memberikan dana sebesar 20 juta rupiah untuk rumah kategori rusak berat dan 10 juta rupiah untuk rusak sedang. Penerima bantuan bedah rumah memiliki persyaratan tertentu. Di antaranya merupakan masyarakat berpenghasilan rendah, status rumah milik sendiri, mempunyai KTP Kota Tangerang dan tak punya penghasilan tetap. “Proses pembangunan rumah dalam program bedah rumah akan dimulai April 2017 nanti,” ungkap Dafyar.

Tak hanya program bedah rumah dan jamban sehat, pembangunan drainase juga menunjukkan kemajuan signifikan. Selama 2011 hingga 2016, Pemkot Tangerang membangun drainase di 13 kecamatan. Di tahun 2016, pembangunan drainase mencatat rekor karena mencapai 72.906, 59 meter. Seluruh drainase yang dibangun menggunakan beton U-dith tertutup.

Pemerintah Kota Tangerang juga fokus membangun infrastruktur yang memadai. Di antaranya melakukan pemasangan turap di 26 lokasi di Kecamatan Pinang, Periuk, Cipondoh, Tangerang, Ciledug, Larangan dan Cibodas. Selain itu, Pemkot Tangerang juga membangun 215 pintu air dan 4 polder atau sistem tata air.

Tak hanya itu. Di tahun 2016 lalu, Pemkot Tangerang melalui dinas pekerjaan umum telah membangun dan meningkatkan mutu jalan lingkungan sebanyak 401 ruas di 13 kecamatan secara merata. Pemkot Tangerang juga membangun 63 ruas jalan kota sepanjang tahun 2016.

Program penerangan jalan lingkungan dengan  
pemasangan sejumlah. lampu.
(Foto: Pemerintah Kota Tangerang)   
Asisten II Pemerintah Kota Tangerang Muhtarom mengungkapkan Pemkot Tangerang juga menggalakkan Tangerang Terang untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Tangerang Terang, kata Muhtarom, memiliki tujuan agar masyarakat aman dalam menjalankan aktivitas tanpa perlu takut. Program ini juga diharapkan menekan angka kejahatan.

Tangerang Terang telah ditargetkan berlangsung selama empat tahun, tepatnya sejak 2014 hingga 2018. Selama itu, Pemkot Tangerang menargetkan mampu memasang 33.900 titik penerangan jalan umum di 13 kecamatan. Hingga akhir tahun 2016, telah berhasil dipasang 37.431 penerangan jalan umum. Untuk tahun lalu, Pemkot Tangerang memasang 5.211 titik PJU lingkungan  dan 766 titik PJU kota. (Adv)

Post a Comment

0 Comments