Demo di Obyek Vital, Puluhan Demonstran Diamankan Polres Bandara

Baca Juga

Para demonstran menggelar spanduk di dekat patung Soekarno Hatta.
(Foto: Istimewa/PK)  
NET - Puluhan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan diri dari Kesatuan Merah Putih (KMP), Rabu (9/9/2015) dibubarkan secara paksa dan diamankan di Polres Kota Bandara Soekarno Hatta (BSH), karena selain mereka tidak mengantongi ijin, juga melakukan aksi di BSH yang merupakan obyek vital.

"Kami amankan mereka ke Polres Kota BSH, karena selain aksinya  tidak memiliki ijin, juga dilakukan di obyek vital," ujar salah seorang petugas di Polres Kota BSH.

Sementara itu Kapolres Kota BSH Komisaris Besar CH Pattopoi, ketika peristiwa tersebut terjadi tidak ada di tempat. Bahkan saat akan dikonfirmasi melalui telpone genggamnya tidak diangkat.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, aksi demo yang dimulai pada pukul 12.00 WIB itu dilakukan di Tugu Selamat Datang BSH. Para demonstran langsung menggelar beberapa sepanduk yang bertuliskan kecaman terhadap  kehadiran Pimpinan DPR Setya
Novanto dan Fadli Zon yang menghadiri acara kampanye calon Presiden Amerika, Donald Trump.

Menurut Fahri, juru bicara aksi, demo itu  digelar  sebagai bentuk kecaman keras terhadap pimpinan DPR yang telah mempermalukan Indonesia. "Kami menilai kehadiran dan pernyataan  Setya Novanto dan Fadli Zon dalam kampanye calon Presiden Amerika Donald Trump, telah merendahkan martabat Bangsa dan Negara," ucap Fahri.

Karena itu, kata dia, Dewan Kehormatan DPR RI  harus memberikan tindakan yang tegas dengan cara memecat kedua orang tersebut. Dan yang bersangkutan harus meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Mengingat kunjungan mereka ke acara kampanye trump  di negara itu sanghatlah tercela.

"Kami sengaja membawa spanduk yang bertuliskan 'Slamat Datang Tim Sukses Donald Trump', karena kehadiran mereka ke negara itu memang untuk berkampanye,"  ungkap  Fahri sebelum diamankan petugas Polres Kota BSH. (man)


Post a Comment

0 Comments