Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Peringati Hari Ibu Ke-97, Wagub Dimyati: Ibu Berperan Strategis Mendidik Generasi

Tinawati Andra Soni, Irna Narulita, dan 
Wagub Banten Achmad Diyati Natakusumah. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan penting peran strategis seorang ibu dalam mendidik generasi penerus bangsa.

​Wagub Dimyati menyampaikan kaum ibu memiliki kedudukan yang sangat istimewa dan luar biasa dalam kehidupan. Oleh karena itu, sosok ibu wajib dihormati dan disayangi karena peran vitalnya dalam membimbing serta menanamkan nilai-nilai kehidupan.

Hal itu dikatakan Wagub pada Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Curug, Kota Serang, pada Senin (22/12/2025).

Dimyati mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan penghormatan kepada ibu sebanyak tiga kali sebelum ayah.

​“Yang keempat baru disebut Bapak. Ibu adalah al-madrasatul ula atau sekolah pertama bagi anak-anaknya,” ujar Dimyati.

​Dimyati menuturkan sebagian besar waktu dan tenaga seorang ibu didedikasikan untuk anak-anaknya. Ketekunan ibu dalam mendidik dan mengajar menjadi pondasi utama dalam pembentukan karakter generasi penerus. Ia memuji kemampuan adaptasi dan inovasi yang dimiliki oleh kaum ibu.

​“Ibu-ibu memiliki inovasi yang lebih tinggi,” tuturnya.

​Menurut Dimyati, terdapat banyak hikmah yang dapat dipetik dari sosok seorang ibu, antara lain kesabaran, kepekaan perasaan, dan ketulusan. Seorang ibu senantiasa mendampingi anak-anaknya dalam berbagai kondisi, yang menunjukkan betapa luar biasanya peran mereka dalam kehidupan.

​“Selamat Hari Ibu. Mudah-mudahan menjadi ibu yang baik dan sabar. Kuncinya adalah bersyukur, sabar ketika diuji, ikhlas dalam berbuat baik. Semoga ibu-ibu semakin kuat, kompak, bersatu, dan berjaya,” pesan Dimyati.

​Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menjelaskan Hari Ibu memiliki makna istimewa yang melampaui sekadar perayaan kasih sayang. Peringatan ini merupakan momentum historis yang mengenang semangat perjuangan perempuan Indonesia pada Kongres Perempuan Indonesia Pertama tahun 1928.

​Tinawati mengungkapkan bahwa sejak awal, perempuan Indonesia telah mengambil peran penting dalam memperjuangkan kemerdekaan, membangun bangsa, serta menjaga nilai-nilai kehidupan keluarga.

​“Makna Hari Ibu semakin relevan. Perempuan dan ibu tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga aktif dalam sektor pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pembangunan daerah,” ungkap Tinawati.

​Tina mengatakan ibu merupakan pendidik utama dan pertama, penjaga nilai moral, serta penguat ketahanan keluarga yang menjadi fondasi ketahanan nasional.

Tinawati berharap Hari Ibu menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus memberikan ruang, kesempatan, dan dukungan bagi perempuan agar dapat berkembang tanpa meninggalkan kodratnya sebagai pilar keluarga.

​“Apresiasi kepada seluruh ibu, baik ibu rumah tangga, ibu pekerja, ibu pendidik, maupun ibu pejuang keluarga yang dengan ketulusan, kesabaran, dan pengorbanannya terus memberikan yang terbaik bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tutur Tinawati.

​Sebagai informasi, Peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Provinsi Banten ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045, Perempuan Hebat Anak Sehat Berprestasi”. 

Acara tersebut diisi dengan dialog pola asuh (parenting) yang menghadirkan narasumber dokter Lula Kamal dan dipandu oleh moderator dokter Irma Welly. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments