Hal itu dikatakan Haidar Nashir saat membuka Rapat Kerja
Nasional (Rakornas) LBH AP Muhammadiyah di SM Tower, Jalan KH Ahmad Dahlan No.
107, Ngampilan, Yogyakarta, pada Jumat (8/8/2025).
Pada Rakernas LBH AP Muhammadiyah dihadiri oleh Piimpinan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ibnu Basuki Widodo, Ketua PP Muhammadiyah
Bidang Hukum dan HAM Dr. Muhammad Busyro Moqoddas, Ketua Majelis Hukum dan HAM
Dr. Trisno Raharjo, Ketua LBH AP PP Muhammadiyah Taufiq Nugroho beserta
pengurus. Rakernas diikuti sekitar 150 orang advokat Muhammadiyah dari seluruh
Indonesia.
Haidar Nashir menjelaskan Muhammadiyah selalu optimis berkemajuan
dan berkeadilan yang terus diupyakan meski memerlukan waktu yang panjang. Hal
ini bisa dilihat dari kehadiran Muhammadiyah sejak berdiri sampai sekarang ini
belum pernah ada pengurus tandingan dan pengurus perjuangan.
“Pondasi yang kuat dalam menjalankan organisasi akan terasa
lebih baik. Begitu pula dalam mengelola negara, pemimpinnya harus punya pondasi
yang kuat agar tidak melenceng dalam menjalankan Pemerintahan,” tutur Haidar
Nashir.
Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo dalam pemberantas korupsi
tidak terlepas berhubungan dengan para advokat. Namun, sebagai pimpinan KPK tentu
perlu saling menjaga kepercayaan agar tidak timbul conflick of interest.
“Advokat Muhammadiyah harus mampu berbeda dengan advokat
yang lain dengan arti menjaga nilai Muhammadiyah,” ucap Ibnu yang mantan hakim
itu.
Ketua LBH AP PP Muhammadiyah Taufiq Nugroho mengatakan
advokat Muhammadiyah harus memberi manfaat dan solusi apa dihadapi rakyat
tentang masalah hukum. Pada Rakornas ini hadir dari seluruh Indonesia.
“Kita perlu mempertimbangkan untuk membangun Organisasi
Advokakat Muhammadiyah dan melaksanakan PKPA (Pendidikan Khusus Profesi
Advokat) bekerjasama dengan perguruan tinggi Muhammadiyah. Ada 43 perguruan
tinggi Muhammadiyah yang memiliki Fakultas Hukum,” tutur Taufiq yang belakangan
ini sering ke Australia.
Sekretaris LBH AP PP Muhammadiyah Ikhwan Fahrojih mengatakan
Rakornas berlangsung mulai pada 8 Agustus sampai 10 Agustus 2025. Peserta
Rakornas dari unsur LBH AP dan PDM (Pengurus Daerah Muhammadiyah) yang berjumlah
150 orang. (ril)




0 Comments