![]() |
| Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki dan Gubernur Banten Andra Soni saat menjumpai para demonstran. (Foto: Istimewa) |
Dialog singkat saat hujan deras, Andra Soni mengatakan
pemerintah daerah akan menampung aspirasi masyarakat. Massa maupun aparat
keamanan diingatkan untuk tetap berhati-hati dengan situasi yang berkembang di
lapangan.
“Saya turut berduka cita atas meninggalnya saudara Affan
Kurniawan, pengemudi ojek online, pada aksi kemarin. Musibah ini menjadi
pelajaran berharga untuk kita semua, termasuk pemerintah daerah,” ujar Andra
Soni.
Andra Soni menjelaskan ada sejumlah hal yang disampaikan
massa terkait urusan administrasi, seperti pengurusan SKCK (Surat Keterangan
Catatan Kepolisian), hingga penanganan masalah hukum yang menimpa rekan-rekan
mereka. Komitmen dari Kapolda dan Danrem akan ditindaklanjuti bersama
pemerintah daerah.
“Untuk seluruh pihak, mari sama-sama menjaga agar semua
berjalan kondusif. Sampaikan aspirasi dengan baik, karena itu hak yang dijamin
oleh Undang-Undang Dasar. Saya minta masyarakat tetap tenang, ikuti arahan
sesuai hukum. Jika ingin menyampaikan aspirasi maupun tuntutan, lakukan dengan
cara yang dilindungi undang-undang,” tuturnya.
Andra Soni mengatakan kepemimpinannya sebagai Gubernur
Banten tidak anti kritik hingga menampung dan mendengar aspirasi rakyat.
“Insya Allah, pada masa kepemimpinan saya di Provinsi
Banten, aspirasi masyarakat akan terus kita dengar,” ucap Andra Soni.
Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki menyebutkan agar massa
menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan tidak anarkis. Polda akan
memfasilitasi pertemuan perwakilan massa dengan pejabat terkait.
“Kalau kawan-kawan ingin bertemu dengan anggota DPR atau
dengan Gubernur, silakan lewat saya. Akan saya jembatani. Tapi jangan
beramai-ramai, cukup perwakilan 10 orang. Kalau perlu, saya akan kawal langsung
ke ruangan saya untuk berdialog,” imbuh Hengki.
Perwakilan massa aksi, Gozali - warga Kota Serang,
menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Kapolda yang bersedia hadir meski
dalam kondisi hujan dan malam hari.
“Saya sangat berterima kasih kepada Gubernur dan Kapolda
Banten yang mau datang menemui kami rakyat. Saya di sini mewakili masyarakat,
khususnya warga Kota Serang, yang ingin menyampaikan aspirasi terhadap kinerja
DPR dan Polri,” kata Gozali.
Sebelumnya, massa aksi sempat menggelar demonstrasi di
perempatan Ciceri, Kota Serang, lalu berupaya bergerak menuju Mapolres Serang
Kota. Namun, langkah tersebut terhenti setelah dihadang aparat kepolisian di
kawasan Lampu Merah Sumur Pecung. Blokade dipimpin langsung Kapolda Banten
Brigjen Hengki. (*/pur)




0 Comments