Warga Panunggangan Utara Buka Dapur Umum, Layani 15 Warga Covid-19

Baca Juga

Sejumlah ibu sedang masak di Dapur Umum.
(Foto: Istimewa)  


NET - Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Tangerang, membuat beberapa rumah sakit dan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) hampir penuh.  Di wilayah RT 03 RW 01, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, sudah terdapat sekitar 15 orang terkonfirmasi terpapar Covid-19, dan diharuskan isolasi mandiri di rumah.

Guna membantu warga yang isolasi mandiri di rumah, Ketua Satgas Covid-19 RT 03 RW 01, Kelurahan Panunggangan Utara Mahmud Fauzi, berinisiatif untuk memberikan bantuan berupa sembako dengan menggunakan dana dari kas RT. 

“Awalnya, kami bantu warga yang isolasi mandiri sekitar empat orang, dengan memberikan sembako. Tapi, beberapa hari ini kasusnya semakin naik dan kami kewalahan. Akhirnya, berdiskusi dengan Pak Warji, selaku Lurah Panunggangan. Kami sepakat bersama-sama membangun dapur umum ini,” jelasnya saat ditemui di Dapur Umum RT 03 RW 01, Panunggangan Utara, pada Senin (21/6/2021).

Lurah Panunggangan Utara Warji mengatakan Dapur Umum ini merupakan kerjasama antar warga dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk membantu ketahanan pangan warga yang harus menjalani isolasi mandiri.

“Alhamdulillah, Dapur Umum ini sudah mendapatkan support dari kecamatan dan juga dari kami pihak kelurahan. Pihak Satgas Covid-19 wilayah kecamatan juga sudah datang untuk menyemprotkan disinfektan. Ini menjadi kewaspadaan kita semua dengan naiknya kasus Covid-19 di Kota Tangerang. Kita harus terus memperketat protokol kesehatan,” ujarnya.

Dalam prosesnya, beberapa warga dari RT 03 RW 01, Panunggangan Utara ini, sudah berbelanja kebutuhan untuk memasak di Dapur Umum sejak pagi hari. Penanggung Jawab Dapur Umum Siti Hasiah menjelaskan proses memasak sudah dimulai pukul sembilan pagi hingga sore hari. 

“Jadi, kami mulai masak dari jam sembilan itu untuk makan siang sekaligus makan sore atau malam. Nanti jam 11, makan siang akan diantarkan ke rumah-rumah warga yang sedang isolasi mandiri. Setelah itu, sekitar jam dua atau jam tiga sore, makanan untuk makan malam akan kami antar. Dalam sehari, langsung masak dua kali sekaligus,” ungkapnya.

Siti mengajak masyarakat Kota Tangerang, untuk saling membantu warga dan tetangga yang terpapar Covid-19.  Sehingga, warga yang sedang isolasi mandiri dapat terbantu dengan tetap di rumah dan mengurangi kemungkinan penyebaran virus ke warga lainnya. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments