Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

BAN SM Laksanakan Ujian Online Seleksi Calon Asesor 2021

Para peserta ujian seleksi asesor.  
(Foto: Istimewa/TS)  




NET – Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah-Madrasah melaksanakan ujian online rekrutmen asesor tahun 2021 nasional yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (24-25/4/2021).

Ketua BAN Sekolah-Madrasah Provinsi Banten Fitri Hilmiyati mengatakan setiap provinsi mengikutserta 7 orang anggota sebagai pengawas. “Ya, kami diberikan kesempatan sebanyak tujuh orang anggota untuk bertugas sebagai pengawas ujian peserta,” ujar Fitri Hilmilyati kepada wartawan di Kota Serang, Sabtu (24/4/2021).

Fitri Hilmiyati menjelaskan rekrutmen calon asesor menjadi kewenangan BAN S-M pusat sehingga mulai dari pendaftaran sampai penentuan kelulusan menjadi hak dan kewenangannya. Sementara BAN SM provinsi yang tersebar di 34 daerah mendapat tugas menjadi pengawas dalam pelaksanaan ujian online.

Hari ini misalnya, kata Fitri, anggota yang mendapat kepercayaan bertugas sebagai pengawas mulai melaksanakan tugas pengawasan. Mereka secara online melakukan pengawasan terhadap calon asesor.

“Cara mereka mengawasi ujian sudah dibangun suatu system oleh BAN SM secara daring yang jangkauan sangat luas yakni seluruh Indonesia. Dalam waktu bersamaan peserta mengisi atau menjawab pertanyaan yang telah disediakan oleh panitia,” ungkap Fitri Hilmiyati yang juga dosen Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten di Kota Serang.

Saat peserta mengisi jawaban, imbuh Fitri, anggota BAN sebagai pengawas secara online mengawasi melalui sarana computer atau laptop dari tempat masing-masing. “Pengawas dengan mudah memantau kegiatan peserta ujian melalui webcam. Apakah peserta mengerjakan jawaban atau tidak, pengawas tau dan dengan jelas melihat,” ucap Fitri.

Begitu juga, kata Fitri, bila peserta ujian tidak mengejakan soal. Pengawas dapat mengetahui dan melakukan teguran. Namun, peserta ujian wajib login pada fasilitas yang disediakan panitia ujian untuk bisa untuk ikut ujian. Sedangkan nomor (user) dan password sudah diberikan kepada peserta ujian oleh panitia ujian sehari sebelum pelaksanaan ujian. Hal yang sama juga diberikan kepada pengawas untuk bisa login.

Sementara itu, Tatang Suharta yang bertindak sebagai pengawas, mengatakan ada peserta ujian dimintakan untuk mengaktifkan kamera namun tidak segera dilaksanakan. “Bila sudah diingatkan berulang kali tapi peserta ujian tidak mau mematuhi, sanksinya dilogout. Artinya, peserta tidak bisa lagi mengikuti ujian,” ucap Tatang yang juga Sekretaris BAN SM Banten itu. (ril)

   

Post a Comment

0 Comments