Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Gubernur WH Dampingi Presiden Resmikan Bendungan Sindang Heula

Guberrnur Banten H. Wahidin Halim dan Presiden 
Jokowi pada peresmian Bendungan Sindang Heula. 
(Foto: Ist/Lukas-Biro Pres Sekretariat Presiden)   




NET - Gubernur Banten H. Wahidin Halim (WH) mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Sindang Heula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (4/3/2021).

"Kami atas nama masyarakat Banten mengucapkan terima kasih atas pembangunan Bendungan Sindang Heula," ungkap Gubernur Banten.

Dikatakan, Bendungan Sindang Heula memberikan manfaat untuk mengendalikan banjir di wilayah  Kabupaten Serang dan Kota Serang, untuk pengairan lahan pertanian wilayah Banten Utara, serta bahan baku air minum dan air industri di wilayah Serang dan Kota Cilegon.

Gubernur mengungkapkan dalam kaitan kesehatan, sebagian besar wilayah Provinsi Banten sudah memasuki Zona Kuning.

"Semoga bulan depan Provinsi Banten sudah masuki Zona Hijau. Terima kasih atas kerja keras TNI, Polri, serta para Bupati dan Walikota," ungkapnya.

Pada peresmian itu, Presiden Joko Widodo mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan Bendungan Sindang Heula. 

"Alhamdulillah, pada hari ini Bendungan Sindang Heula yang dibangun sejak tahun 2015 sudah selesai dan siap difungsikan," tutur Jokowi.

Menurut Presiden, Bendungan Sindang Heula akan meningkatkan produktivitas pertanian karena dengan kapasitas air 3,9 juta m3 mampu untuk mengairi areal 1.280 hektar sawah di wilayah Provinsi Banten Utara.

"Kita harapkan, bendungan ini memberikan nilai tambah bagi para petani di Provinsi Banten dalam menjamin ketersediaan air yang cukup dalam menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan," ungkapnya.

Menurut Presiden, Bendungan Sindang Heula mampu menyediakan bahan baku air minum dan air industri dengan kapasitas 0,80 meter kubik (m-3) per detik, untuk pengendalian banjir dengan mereduksi hingga 50 meter kubik per detik, tenaga pembangkit listrik 0,40 MW (Mega Watt), serta sebagai lahan konservasi dan tujuan pariwisata.

"Saya minta Pemerintah Daerah dan masyarakat menjaga dan memanfaatkan Bendungan Sindang Heula sebaik-baiknya," pungkasnya. 

Sebagai informasi, Bendungan SindangHeula  merupakan  satu  dari  49 bendungan  baru yang  dibangun Kementerian  PUPR  pada tahun  2015-2019,  untuk  mewujudkan  ketahanan  air  dan pangan nasional. Bendungan  Sindang Heula dikelola  oleh Balai   Besar   Wilayah Sungai  Cidanau Ciujung Cidurian, (BBWS C3) Kementerian PUPR RI.

Bendungan Sindang Heula memiliki  kapasitas  tampung  total  sebesar 9.257.948  m3. Pembangunan  Bendungan  Sindangheula  dilaksanakan  pada 2015 sampai dengan 2018 dari dana APBN murni dengan total biaya sebesar Rp 458.917.800.000.

Bendungan  Sindang  Heula  memberikan  manfaat  baik untuk penyediaan air baku untuk  Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon sebesar 0,80 m3 per detik; Penyediaan Kebutuhan  suplesike  Daerah Irigrasi Cibanten dengan luas 1.289Ha sebesar  0,80  m3 per detik, Pengendalian banjir hilir Kabupaten Serang dan Kota Serang dengan kapasitas tampung banjir sebesar 1,5 juta meter kubik serta Menyediakan sarana rekreasi dan tujuan wisata air, konservasi alam dan potensi pembangkit listrik sebesar 0,40 MW.

Bendungan Sindang Heula masuk dalam cakupan wilayah Desa Sindang Heula dan Desa   Pancanegara, Kabupaten Serang dan Kelurahan Sayar, Kota Serang. Pembiayaan Pengadaan Tanah Bendungan Sindang Heula bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Banten. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments