Wagub Andika Pastikan Pilkada Serentak 2020 Di Banten Aman

Baca Juga

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar, Wagub  
Andika Hazrumy, dan Pangdam III/Siliwangi 
Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto. 
(Foto: Istimewa)   




NET - "Sinergitas TNI dan Polri bersama-sama Pemerintah Daerah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam setiap tahapan Pilkada Serentak sudah mulai dilaksanakan sejak penetapan pasangan calon pada 23 September 2020," ungkap Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy.

Hal itu disampaikan Wagub saat mengikuti Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pilkada serentak 2020 di Banten di Alun-alun Barat, Kota Serang, Rabu (25/11/2020).  Pada apel yang dipimpin langsung oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Wagub memasikan Pilkada 2020 di Banten akan berjalan lancar dan aman.

"Dan pelaksanaan kampanye sejak tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember 2020 serta pemungutan suara pada hari Rabu, 9 Desember 2020, insya Allah berjalan lancer dan aman," ujar Wagub yang dalam apel tersebut hadir Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar dan Danrem 064 Maulana Yusuf Brigjen TNI Gumuruh W.

Wagub mengatakan pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 di tengah pandemi Covid-19 menjadi perhatian ekstra bagi penyelenggara dan seluruh stakeholder Pilkada Serentak 2020. Khususnya, aspek kesehatan dan keamanan masyarakat serta penyelenggara menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Banten.

Wagub meminta penyelenggara Pilkada Serentak 2020 agar berkoordinasi secara berkesinambungan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 baik tingkat Provinsi, maupun tingkat kabupaten dan kota yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020.

Wagub juga meminta penyelenggara berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Selain itu, kata Wagub, penyediaan alat pelindung diri (APD), sterilisasi bilik suara, sarung tangan, dan hand sanitizer sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19 agar diperhatikan secara seksama, sehingga anggaran untuk penyediaan APD dapat terakomodir dalam anggaran Pilkada Serentak Tahun 2020.

"Sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2020 Luber, Jurdil, dan aman dari Covid-19 agar senantiasa dilaksanakan oleh penyelenggara Pilkada Serentak bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota dan media massa," paparnya.

Sementara itu Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan TNI bakal mengambil tindakan tegas membubarkan kerumunan massa yang berpotensi menjadi transmisi penularan virus Covid-19.

Pangdam menegaskan bila massa sudah diperingatkan tapi tidak diindahkan, maka TNI akan turun tangan membantu Polisi dan Satpol PP membubarkan massa.

"Kalau kita semua bisa menjaga protokol kesehatan, tentu akan mengurangi perkembangan Covid-19 di Banten. Misalkan sudah diingatkan tapi tidak mau mengikuti, ya nanti Polisi dan Satpol PP akan mengambil tindakan dan diback-up oleh TNI. Kita bubarkan karena itu sudah melanggar protokol kesehatan," tutur Pangdam. (*/pur) 

Post a comment

0 Comments