Gubernur WH: Sedekah Saat Sulit, Kualitas Manusia Bertaqwa

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim 
saat menyampaikan khutbah sholat Ied. 
(Foto: Istimewa) 



NET - Gemar bersedekah dengan menyisihkan harta baik dalam kondisi senang maupun sulit, adalah salah satu ciri tingginya kualitas taqwa kita. Hal ini mengindikasikan semakin tingginya kesuksesan  kita dalam berpuasa Ramadhan. Oleh karena orang bertaqwa tidak akan sibuk untuk dirinya sendiri serta rela berkorban untuk orang lain dalam setiap keadaan.  

"Begitu juga sebaliknya, semakin hilang kualitas taqwa dalam diri kita, hingga lupa dan tidak menaruh empaty terhadap sesama tapi ia mampu membeli mukena bermerek artis terkenal Syahrini hingga jutaan rupiah".

Demikian disampaikan Gubernur Banten H. Wahidin Halim saat menjadi Khatib Shalat Iedul Fitri 1440 H  di Masjid Jami Al Ijtihad, Jalan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang. Shalat Iedul Fitri yang dihadiri ribuan orang hingga membludak ke jalan raya itu dihadiri masyarakat sekitar dan dari luar Kecamatan Pinang ini dimulai pukul  07:00 WIB dengan Imam KH Muflih Ma
'mun yang merupakan imam besar di Masjid Agung Serang.

Gubenur Banten Wahidin Halim mengatakan jika ciri dari orang yang bertaqwa kepada Allah SWT adalah mampu menahan amarah serta selalu dapat memaafkan kesalahan orang lain. Karena taqwa meruapakan standar paling tinggi tingkat kemuliaan manusia. Sehingga dalam konteks puasa Ramadhan taqwa tak bisa digapai hanya sebatas menahan lapar dan dahaga semata, tapi ada hal yang lebih substansial lainnya yang perlu ditahan termasuk juga hawa nafsu.

Gubernur Banten  mengingatkan para jamaah yang hingga akhir ceramah tidak beranjak dari tempatnya masing-masing,  agar Birrul Walidain yang merupakan ajaran dan etika Islam yang menunjukan tindakan agar selalu berbakti dan memuliakan orang tua.  Apalagi saat Iedul Fitri tiba, ini merupakan momentum kita dalam berkumpul dengan keluarga dan meminta maaf terhadap orang tua, setelah sebulan ditempa pada bulan yang penuh rahmah dan maghfirah agar kita terlepas dari siksa api neraka (itqun minannar).

Usai shalat Iedul Fitri Gubernur Banten bersalam-salaman dengan warga dan jamaah yang hadir. Dan seperti biasanya setiap tahun Gubernur Banten beserta keluarga langsung melakukan ziarah ke makam para orang tuanya dan selanjutnya menerima warga sekitar dan tamu yang datang ke rumah Gubernur Banten di Jalan H. Djiran, Kampung Pinang, Kota Tangerang. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments