Masyarakat Korban Bencana Puting Beliung Dibantu Bersihkan Puing

Baca Juga

Sejumlah anggota  TNI dari Yonif 315/Garuda 
memotong dahan pohon yang tumbang.
(Foto: Dade Fachri/TangerangNet.Com) 

NET - Langkah konkret untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana puting beliung, jajaran TNI khususnya dari Yonif 315/Grditerjunkan ke lapangan dengan kekuatan 2 SST sejumlah 60 orang, Jumat (7/12/20118). Mereka terjun ke masyarakat guna bergotong royong membersihkan, puing-puing bekas bencana puting beliung.

Danyonif 315/Garuda Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan hal itu dilakukan setelah terjadi 
bencana angin puting beliung disertai hujan deras yang terjadi pada Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB. Hal ini menyebabkan pohon-pohon tumbang dan kerusakan yang cukup parah pada bangunan bangunan milik masyarakat di Kelurahan Cipaku, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawanggintung, Kota Bogor, Jawa Barat.

Sebelum turun membantu masyarakat, Lettu Ckm Jamal yang ditemui di lapangan mengarahkan anggota Yonif 315/Grd untuk fokus memotong dan menyingkirkan pohon pohon tumbang, pembersihan sektor umum serta membantu membersihkan rumah warga yang dikategorikan rusak berat dan sedang. 

"Selanjutnya semua sektor akan kita usahakan dapat pulih dan bisa berfungsi seperti sedia kala," katanya.

Rendra mengatakan pasukan Yonif 315/Grd ini diterjunkan setiap hari secara bergantian sampai kondisi normal, dengan turut membantu mengatasi kesulitan warga yang tertimpa musibah ini diharapkan warga akan lebih merasakan keberadaan TNI khususnya Yonif 315/Grd sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Bogor.

"Saya perintahkan agar prajurit dapat berbuat maksimal bagi masyarakat yang tertimpa musibah ini, sesuai dengan Santi Aji 8 Wajib TNI menjadi contoh dan mempelopori segala usaha usaha dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya," ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Yonif 315/Garuda melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Polri dan dinas terkait seperti Tagana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta elemen masyarakat lainnya sehingga Kemanunggalan TNI Rakyat dapat lebih terjalin dalam membantu meringankan kesulitan masyarakat yang terkena musibah.

Sementara itu, Danramil Bogor Selatan Kapten Inf Supriatna mengungkapkan secara  umum masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi segala kemungkinan musibah yang mungkin terjadi dan tidak dapat diduga, terkait perubahan cuaca ekstrem yang terjadi begitu signifikan akhir-akhir ini.

Salah satu masyarakat yang tertimpa musibah, Asep Tohari, 57,  yang bertempat tinggal di Lawang Gintung menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh komponen khususnya TNI yang terjun langsung secara ikhlas membantu warga.  “Kami berdoa semoga amal perbuatan baik para prajurit dan seluruhnya di lapangan ini dibalas oleh Allah Subhana Wa Ta’ala," ucap Supriatna.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB ini selesai pada pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan besok harinya sampai kondisi pulih dan kegiatan dapat berjalan secara normal. (dade)

Post a Comment

0 Comments