Gerak Jalan Kebangsaan Diikuti Ribuan Warga Tangerang

Baca Juga

Sekda Kabupaten Tangerang Rudi Maesyal 
saat melepas para peserta gerjak jalan.
(Foto: Istimewa)


NET - Ribuan masyarakakat Kabupaten Tangerang tumpah ruah di jalanan  mengikuti Gerak Jalan Sehat Kebangsaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang, di Kawasan Citra Raya, Cikupa, Minggu (16/12/2018). Gerak jalan kebangsaan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Kabupaten Tangerang Ke-75.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Mochammad Maesyal Rasyied mengatakan Gerak Jalan Kebangsaan yang dilaksanakan dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan HUT Ke-75 Kabupaten Tangerang sekaligus menjadi refleksi kebersamaan warga sebagai masyarakat serta aparatur dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Tangerang. 

"Saya berharap, kita dapat terus menjaga kebersamaan, menguatkan kembali ketulusan niat kita untuk mengabdi demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, sehat, erdas dan sejahtera," ucap Maesyal Rasyied yang akrab di sapa Rudi.

Panitia Gerak Jalan Kebangsaan Era Hia menjelaskan Gerak Jalan Kebangsaan itu merupakan wujud dan implementasi dari Pancasila. Karena, semua unsur agama, organisasi, dan kelompok ada di sini dan bisa membaur dengan semua tanpa memandang apa dan siapa serta dari mana mereka berasal.

“Saya sangat bangga dan senang terhadap masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa berbaur dan bersatu serta saling menghargai satu-sama lain tanpa mengenal suku bangsa ras dan agama. Yang jelas, kegiatan ini merupakan pengamalan Bhinneka Tunggal Ika yang sesungguhnya inilah yang kami harapkan,” ucap Era.

Era Hia mengatakan gerak jalan kebangsaan ini mengambil titik start dan finis depan Eco Plaza Citra Raya. Dalam acara gerak jalan tersebut, selain disediakan puluhan hadiah doorprize yang menarik kepada para peserta yang sebagian besar merupakan masyarakat dan pegawai di Lingkup Pemkab Tangerang. 

“Dengan gerak jalan ini, mari kami wujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang tenteram dan saling menghargai satu sama lain tanpa pandang suku, bahasa, dan agama. Kami semua satu yakni Indonesia,” tutur Era. (ran)

Post a Comment

0 Comments