| Rombongan jemaah umrah berangkat dari Terminal Khusus dan Umrah F2 Bandara Internasional Soekarno Hatta. (Foto: Istimewa) |
“Selama periode implementasi pada 1 sampai dengan 10 Juli 2026, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat 118 penerbangan yang terdiri dari 59 penerbangan keberangkatan dan 59 penerbangan kedatangan, dengan total 40.642 penumpang,” ujar Heru Karyadi kepada wartawan, pada Ahad (12/7/2026).
Dari jumlah tersebut, kata Heru, sebanyak 20.335 merupakan jemaah umrah atau sekitar 50,03 persen dari total penumpang yang dilayani. Kelancaran operasional selama masa transisi menunjukkan perpindahan layanan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada jemaah.
Perpindahan layanan ini dilaksanakan sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
Heru Karyadi menjelaskan dengan selesainya tahap ketiga pada 10 Juli 2026, seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah rombongan, yakni Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways, kini terpusat di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
Heru Karyadi mengatakan keberhasilan proses transisi merupakan hasil kolaborasi regulator, maskapai, ground handling, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan seluruh pemangku kepentingan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Alhamdulillah seluruh tahapan perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah berjalan dengan lancar. Kami mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan proses transisi berlangsung tertib dan pelayanan kepada para jemaah tetap berjalan optimal,” ujar Heru.
Menurut Heru, Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 Juli 2026 yang menjadi hari penyelesaian fase ketiga perpindahan layanan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani 39 penerbangan yang terdiri atas 20 keberangkatan dan 19 kedatangan dengan total 11.285 penumpang, termasuk 2.685 jemaah umrah. Selama periode implementasi, trafik penerbangan umrah masih didominasi oleh Saudi Arabian Airlines.
“Keberhasilan implementasi layanan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah umrah. Kami akan terus melakukan evaluasi bersama seluruh stakeholder agar layanan yang diberikan semakin baik sehingga setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan berkesan sejak berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” pungkas Heru.
Asisten Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan koordinasi operasional, penyediaan fasilitas yang memadai, serta inovasi layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman bagi seluruh jemaah umrah. (*/yos/pur)



0 Comments