
Kapolres Metro Tangerang Kota Kompol
Raden Muhammad Jauhari serahkan
kentongan kepada warga untuk kampling.
(Foto: Istimewa)
Duduk bersama warga, tokoh masyarakat hingga unsur pemerintah setempat, Kapolres membuka ruang dialog yang hangat dan terbuka. Mulai dari persoalan parkir liar, laporan dugaan kasus, hingga mekanisme pelaporan tindak pidana, semuanya dibahas tanpa sekat.
“Kalau ada persoalan Kamtibmas, silahkan disampaikan. Kita cari solusi bersama,” ujar Kapolres dalam suasana santai namun penuh makna.
Sebelum kegiatan ngopi, Kapolres menyempatkan untuk mengecek langsung Pos Siskamling Terpadu di RW 07 Kelurahan Karanganyar. Di sana, berdialog dengan petugas ronda dan memberikan imbauan agar kegiatan siskamling terus diaktifkan sebagai garda terdepan menjaga keamanan lingkungan.
Menurut Kapolres, keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. “Sinergi ini penting. Polisi tidak bisa bekerja sendiri,” tuturnya.
Dalam sesi tanya jawab, warga pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan. Mulai dari kendaraan yang parkir sembarangan hingga pertanyaan soal penanganan kasus hukum. Semua dijawab langsung oleh Kapolres dengan penjelasan yang lugas dan terbuka.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan lingkungan, Kapolres menyerahkan bantuan berupa kentongan dan paket sembako kepada perwakilan warga. Bantuan ini diharapkan bisa mendukung aktivitas ronda malam sekaligus mempererat kebersamaan.
Dengan suasana akrab dan penuh kehangatan pun berakhir. Bukan hanya memperkuat komunikasi, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bisa dirasakan secara nyata.
Melalui pendekatan sederhana seperti ngopi bersama, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kota Tangerang tetap aman, nyaman, dan kondusif. (*/pur)



0 Comments