Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Prabowo Dinilai Berbohong Tentang Pemulihan Pasca Bencana Di Aceh

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi 
oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf  
jelang sholat Ied di Aceh Tamiang, Aceh. 
(Foto: Ist/nusantaratv) 






NET - Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana mengeluarkan satu pernyataan bahwa klaim Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pemulihan pasca bencana di Aceh hampir 100 persen adalah upaya sistematis membohongi publik dan mempertegas ketidakmampuan pemerintah dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh.

Siaran pers pada 23 Maret 2026 tersebut dirilis bersama oleh Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), LBH Banda Aceh, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, Yayasan Keadilan dan Perdamaian Indonesia (YKPI), International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies, dan KontraS Aceh.

Disebutkan, upaya sistematis pembohongan publik oleh pemerintahan Prabowo sudah dilakukan sejak dua pekan pertama pasca banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Mulai dari klaim Indonesia mampu tangani bencana Sumatera hingga yang terbaru Prabowo klaim pemulihan di Aceh hampir 100 persen dan warga tidak lagi ditenda pengungsian.

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menilai klaim Prabowo bukan persoalan teknis akibat tidak mendapatkan informasi yang utuh. Namun klaim itu adalah upaya Prabowo membohongi publik untuk menutupi klaim-klaim “kesuksesan” rezimnya dalam penanganan bencana ekologis Sumatera yang kadung tersebar luas.

“Pola itu akan terus terjadi ke depan meskipun realitasnya selalu jauh dari kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan,” tutur  pernyataan tersebut.

Juga disebutkan, struktur pemerintahan bergerak bersama-sama menyiapkan dan membuat narasi kepada publik bahwa kondisi di Aceh hampir pulih 100 persen.

Bahkan pada kunjungan Prabowo untuk shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, masyarakat dipaksa ke luar dari tenda pengungsi dan pembongkaran tenda pengungsian hanya agar kondisi di Aceh Tamiang kelihatan pulih.

Upaya terstruktur pemerintahan Prabowo membohongi publik semakin memperjelas ketidakmampuan pemerintah dalam melakukan percepatan pemulihan pasca bencana ekologis Sumatera di Aceh.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan proses pemulihan pasca bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh berjalan sangat cepat. Hingga kini, menurutnya, pemulihan di Aceh sudah hampir 100 persen.

"Ya, perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah hampir 100 persen ya," kata Prabowo usai shalat Id di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026), dikutip dari Kompas TV.

Prabowo mengatakan di Aceh sudah tidak ada lagi warga yang tinggal di dalam tenda. Warga yang rumahnya terdampak bencana kini sudah mulai tinggal di rumah hunian.

Selanjutnya, pasokan listrik di Aceh juga sudah menyala hampir di semua daerah. "Listrik hampir semuanya sudah jalan, hampir 100 persen lah. Hanya hanya lima desa dari seluruh Aceh, hanya lima desa yang memang sulit," tuturnya. (*/rls/pur)


Post a Comment

0 Comments