Warga Kampung Gerendeng Pulo menyatu
dan bergembira merayakan Cap Go Meh
dan Halal Bihalal bersama.
(Foto: Istimewa)
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin pada acara tersebut menyampaikan kekuatan Kota Tangerang lahir dari kedekatan dan kebersamaan masyarakatnya.
“Perayaan Cap Go Meh ini bukan sekadar penutup rangkaian Tahun Baru Imlek, tetapi juga simbol keberagaman yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Tangerang sejak lama. Kota ini adalah rumah besar bagi kita semua,” ujar Sachrudin.
Sachrudin menjelaskan dipadukannya perayaan Cap Go Meh dengan Halal Bihalal menjadi momentum istimewa karena menghadirkan nilai yang sama, yakni kebersihan hati, saling memaafkan, serta mempererat tali persaudaraan.
“Dua momentum ini mengajarkan kita tentang kebersamaan dan harapan. Baik Idul Fitri maupun Cap Go Meh sama-sama membawa pesan kebaikan, saling menghormati, dan optimisme untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Sachrudin mengajak masyarakat untuk membangun kota dimulai dari hal-hal sederhana dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.
“Membangun bangsa itu tidak langsung dari hal besar, tapi dimulai dari diri kita, keluarga kita, dan lingkungan kita. Dari kampung seperti ini, dari kebersamaan seperti ini, kita bisa memberi dampak besar,” katanya.
Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Tangerang merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat bersama. Akulturasi budaya yang telah berlangsung selama ratusan tahun menjadi bukti bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang menyatukan.
“Perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling melengkapi. Inilah yang menjadikan Kota Tangerang tetap harmonis, aman, dan nyaman bagi semua,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tangerang, kata Sachrudin, akan terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya yang memperkuat toleransi dan kebersamaan, sekaligus menjadi potensi wisata daerah dengan melibatkan generasi muda.
“Melalui Halal Bihalal, kita saling memaafkan, melalui Cap Go Meh kita merayakan harapan dan kebahagiaan. Mari kita jaga kebersamaan ini sebagai energi untuk terus membangun Kota Tangerang yang kita cintai,” ucapnya.
Robin Wijaya, warga Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, merasa gembira acara Cap Go Meh dan Halal Bihalal bisa dipadukan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Karawaci dan Pemda yang menggagas acara ini,” Imbuh Robin sembari tersenyum. (*/pur)



0 Comments