Sejumlah relawan sedang mengangukut
sampah dari dalam Kali Sabi.
(Foto: Istimewa)
Inisiator Aksi Bersih-bersih Kali Sabi Tangerang Ade Yunus mengatakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI adalah gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) terkait termasuk komunitas dan masyarakat.
"Alhamdulillah berkat dukungan Pak Gubernur dan kolaborasi semua pihak, kita bisa membersihkan puluhan ton sampah dari Kali Sabi," ujar Ade kepada wartawan, Ahad (15/2/2026).
Diketahui, Kali yang melintasi Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang tersebut, sering melimpah dan banjir yang disebabkan oleh tumpukan sampah yang mengganggu saluran air Kali Sabi.
"Bayangkan, kami bisa berdiri di atas kali, karena sampah sudah menjadi sedimentasi hingga dasar kali, kalau tidak dibersihkan pasti banjir lagi. Kami tidak berhenti di sini, edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke kali akan terus kami galakan," tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada para komunitas peduli Sungai yang telah menginisiasi aksi bersih-bersih Kali Sabi tersebut.
"Tentu, kami apresiasi kepada para relawan komunitas peduli Sungai yang telah mengambil peran, untuk sama-sama galakan Gerakan Banten ASRI," ujarnya.
Melalui sambungan video call, Andra menyapa para relawan dan sempat kaget karena melihat tumpukkan sampah yang sudah menjadi sedimentasi.
"Waduh, itu temen-temen sampe bisa berdiri di atas kali, sampahnya luar biasa banyak harus segera dibersihkan. Terima kasih teman-teman relawan yah, semangat terus, jaga kesehatan selalu," pungkasnya. (*/pur)



0 Comments