Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Setelah Dibangun Megah, Penggunaan Masjid Al Hidayah BSI Cikokol Diresmikan

Masjid Al Hidayah BSI terlihat megah 
yang didambakan warga muslim BSI. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Masjid Al Hidayah di Jalan Bona Raya, Bona Sarana Indah (BSI), Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, diresmikan penggunaannya. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hidayah H. Didin Samsudin yang diserahkan kepada Sekretaris MUI Kota Tangerang KH Misbahul Munir, pada Ahad (15/2/2026).

Bangunan Masjid Al Hidayah yang dibangun dua lantai tersebut terlihat megah setelah puluhan tahun didambakan oleh warga muslim Bona Sarana Indah. “Bangunan ini sudah puluhan tahun didambakan oleh warga muslim Bona,” ujar Didin Samsudin. 

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Hidayah Haji Yenno Munir  menyebutkan pembangunan masjid dimulai pada 9 September 2024 dengan modal awal dari pengurus masjid sebesar Rp 75 juta. “Kami bertekad dengan masing-masing pengurus masjid menyumbang sebesar Rp 1 juta. Alhamdulillah sampai sekarang sudah hampir Rp 3 miliar terpakai,” ucap Yenno yang setiap hari mengawasi pelaksanaan pembangunan.

Yenno menyebutkan bangunan dua lantai tersebut menampung 400 orang jamaah dengan rincian pada lantai bawah 250 orang dan lantai atas 150 orang. “Di luar bangunan masih dapat menampung ratusan jamaah,” tutur Yenno saat memandu undangan untuk naik ke lantai atas.

Ketua DKM Al Hidayah H. Didin Samsudin 
menyerahkan potongan tumpeng kepada  
Sekretaris MUI Kota Tangerang KH  
Misbahul Munir disaksian hadirin.  
(Foto: Istimewa) 


Pada peresmian tersebut hadir Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang M. Fathi Halimi, Sekretaris MUI Kota Tangerang KH Misbahul Munir, Anggota DPRD Banten Asep Hidayat, Lurah Cikokol Solihin, Ketua RW 07 Kelurahan Cikokol Syafril Elain, RB, dan KH Ihsanudin Al Lambaqiy, SQ MA sebagai pengisi tausyiah. Hadir pula seluruh pengurus DKM Al Hidayah, pengurus dan anggota Majelis Taklim (MT) Al Hidayah, MH Khairunnisa, dan MK Nurul Ilmi.

KH Ihsanudin Al Lambaqiy menyebutkan bangunan mesjid yang megah harus diisi dengan suara adzan yang bagus pula, imam yang bacaannya ayat Alquran yang jelas dan sesuai dengan tuntunan.

“Masjid yang sudah bagus ini dan megah tanpa makna bila yang menjadi imam tidak bagus bacaannya. Orang dari luar datang sholat ke sini, tidak akan datang kembali bila bacaan imam tidak bagus. Alhamdulillah, di masjid ini sudah mulai belajar dan saya berharap terus belajar,” ucap KH Ihsanudin . (ril/pur)


Post a Comment

0 Comments