Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bandara Soetta Proyeksikan 1,7 Juta Penumpang Pada Libur Imlek 2026

Jumlah penumpang yang berpergian terus
meningkat sampai puncaknya Selasa (17/2/2026).
(Foto: Istimewa)  



NET - Adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026 yang bertepatan dengan cuti bersama pada 16 Februari dan hari libur nasional pada 17 Februari 2026 diproyeksikan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan periode ini berdekatan dengan awal Ramadhan 1447 H yang berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama RI diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026, sehingga berpotensi mendorong peningkatan mobilitas masyarakat.

“Secara kumulatif, trafik Bandara Soekarno-Hatta pada periode tersebut diproyeksikan mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” ujar Heru Karyadi kepada wartawan di Bandara Soetta, pada Kamis (12/2/2029).

Heru menjelaskan pesawat diperkirakan mencapai 11.330 penerbangan atau tumbuh sekitar 3 persen, sementara jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 1.744.820 orang atau meningkat sekitar 4 persen.

“Puncak pergerakan diprediksi terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 dengan estimasi 1.111 penerbangan dan 171.094 penumpang,” ucap Heru Karyadi meyakinkan.

Sementara itu, kata Heru, potensi lonjakan arus balik awal diperkirakan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026. Selain pergerakan penumpang dan pesawat, aktivitas logistik juga diproyeksikan menunjukkan tren peningkatan.

Pergerakan kargo diperkirakan mencapai 15,63 juta kilogram atau tumbuh sekitar 2 persen, yang mengindikasikan meningkatnya mobilitas dan distribusi barang selama periode libur.

General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan manajemen bandara telah melakukan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran operasional selama periode libur panjang tersebut.

“Bandara Soekarno-Hatta melakukan penguatan pengawasan operasional, optimalisasi sumber daya, serta koordinasi intensif antar-unit kerja untuk mengantisipasi potensi peningkatan trafik pada periode libur Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadhan. Kami memastikan seluruh aspek pelayanan, keamanan, dan keselamatan berjalan optimal agar perjalanan penumpang tetap lancar, aman, dan nyaman,” ujar Heru.

Heru menjelaskan periode libur yang berdekatan dengan momentum keagamaan memerlukan kesiapan operasional yang adaptif dan terukur.

“Dengan proyeksi peningkatan trafik yang positif, kami memastikan kapasitas operasional tetap terjaga melalui monitoring pergerakan secara real time serta pengendalian operasional yang terintegrasi. Hal ini penting untuk menjaga keandalan layanan dan memastikan pengalaman perjalanan yang baik bagi seluruh pengguna jasa,” tuturnya.

Asisten Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan menjelaskan selain penguatan kesiapan operasional, Bandara Soekarno-Hatta juga menghadirkan aktivasi customer experience dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2026 melalui parade barongsai di area terminal.

Aktivasi itu, kata Yudistiawan, menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana perjalanan yang lebih hangat dan berkesan bagi para pengguna jasa di tengah periode peningkatan trafik. Melalui kesiapan operasional dan penguatan pelayanan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen menjaga kelancaran arus penumpang dan penerbangan selama periode libur panjang agar tetap berjalan aman dan lancar.

Yudistiawan menyebutkan pengguna jasa juga diimbau untuk datang lebih awal ke bandara, memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, serta mematuhi ketentuan yang berlaku guna mendukung kelancaran proses keberangkatan. Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center 172. (*/pur) 


Post a Comment

0 Comments