Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kapolres Jauhari: Sepanjang 2025 Kejahatan Digital, Korban Penipuan Meningkat

Warga Kota Tangerang antusias ikut 
kegiatan Rilis Polres akhir tahun. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Kapolres Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari  menyampaikan sepanjang tahun 2025 terjadi peningkatan crime total, seiring dengan meningkatnya jumlah laporan masyarakat. Salah satu faktor pendorongnya adalah maraknya kejahatan berbasis media sosial, khususnya penipuan digital, yang membuat masyarakat semakin aktif melapor ke kepolisian.

Hal itu dikatakan Kapolres pada kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 di Kantor Polres Metro Tangerang Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan tugas, situasi Kamtibmas, penegakan hukum, serta pelayanan kepolisian sepanjang tahun 2025 di wilayah Kota Tangerang.

Meski demikian, Kapolres mengatakan peningkatan laporan tersebut diimbangi dengan kinerja penyidik yang mengalami peningkatan signifikan pada Crime Clearence, Sepanjang 2025. Penyidik Polres Metro Tangerang Kota berhasil menyelesaikan ribuan perkara, dengan capaian kinerja mencapai Clean Clearance 3.846 penanganan kasus, baik kejahatan yang tergolong serius maupun kejahatan konvensional.


Terkait kejahatan konvensional, kata Kapolres, Polres mencatat adanya dinamika naik dan turun pada beberapa jenis tindak pidana. Namun demikian, kasus narkoba menjadi perhatian utama, khususnya pada periode Juli hingga Desember 2025. 


“Pemberantasan narkoba difokuskan pada peredaran sabu dan obat-obatan terlarang, termasuk obat daftar G, yang dinilai berkontribusi besar terhadap munculnya tindak pidana lain, seperti kekerasan dan gangguan Kamtibmas,” ucap Kapolres.


Di bidang lalu lintas, Polres Metro Tangerang Kota  memaparkan data kecelakaan lalu lintas yang menunjukkan perbandingan kenaikan dan penurunan pada sejumlah indikator. Keterbatasan sarana dan prasarana, serta masih rendahnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menjadi tantangan tersendiri. Minimnya penilangan manual dinilai turut memengaruhi tingkat kepatuhan pengendara.


Sebagai langkah ke depan,  kata Kapolres, kepolisian akan kembali mengoptimalkan penegakan hukum lalu lintas melalui penerapan ETLE serta penindakan manual secara selektif, terutama terhadap pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm dan bonceng bertiga, melawan arus.


Kegiatan rilis akhir tahun ini menjadi bentuk transparansi Polres Metro Tangerang Kota kepada publik, sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang. 


Rilis akhir tahun tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota dan dihadiri Walikota Tangerang H. Sachrudin, Wakil Walikota Tangerang H. Maryono Hasan, Ketua DPRD Kota Tangerang H. Rusdi Alam, serta Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang H. Mahdiar. Hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Tangerang Kota dan seluruh awak media di Kota Tangerang. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments