![]() |
| Ahmad Munir dan Atal S. Depari (4 dan 5 dari kiri) mengepalkan tangan seusai meraih kemenangan sebagai Ketua PWI dan Dewan Kehormatan PWI dalam Kongres PWI 2025. (Foto: Istimewa) |
Sementara itu, Atal S. Depari dipercaya kembali memimpin
Dewan Kehormatan PWI dengan 44 suara, mengungguli Sihono HT yang mendapat 42
suara.
Munir dan Atal kompak menyampaikan apresiasi kepada Dewan
Pers dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang hadir dan memberi
dukungan penuh terhadap jalannya kongres.
“Kami berterima kasih kepada Dewan Pers dan Komdigi yang
sejak awal bersama PWI menjaga semangat kebersamaan. Kehadiran mereka menjadi
dorongan moral sekaligus pengingat bahwa pers punya tanggung jawab besar bagi
bangsa,” ujar Munir.
Atal S. Depari menjelaskan kolaborasi erat antara organisasi
pers, Dewan Pers, dan pemerintah adalah kunci menjaga kualitas demokrasi.
“Kami sangat menghargai dukungan dari Komdigi dan Dewan
Pers. Dengan sinergi ini, PWI bisa terus menjaga marwah pers dan meningkatkan
integritas wartawan,” katanya.
PWI Jadi Organisasi Modern
Dalam pidato perdana usai raih kemenangan, Munir menegaskan
komitmennya menjadikan PWI sebagai organisasi pers yang solid dan modern.
“Kita akan bersama-sama memperkuat peran PWI dalam
melindungi kebebasan pers sekaligus meningkatkan profesionalisme dan
kesejahteraan wartawan,” ucapnya.
Sementara itu, Atal menekankan pentingnya menjaga marwah
organisasi dan tegaknya kode etik jurnalistik.
“Dewan Kehormatan PWI adalah benteng moral. Kita harus
memastikan wartawan tetap bekerja sesuai etika dan prinsip demokrasi,” ujarnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, mereka yakin PWI akan berperan
strategis sebagai wadah profesional wartawan sekaligus pilar penting demokrasi
Indonesia.
Sebelumnya, suasana hangat kebersamaan juga terasa sejak
pembukaan Kongres Persatuan PWI 2025 yang digelar Sabtu (30/8).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Komunikasi dan
Digital (Komdigi) Nezar Patria, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi Fifi
Aleyda Yahya, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, Wakil Ketua Dewan Pers Totok
Suryanto yang juga anggota Steering Committee Kongres, serta anggota Dewan Pers
Dahlan Dahi. Kehadiran mereka disebut-sebut menjadi penguat semangat persatuan
PWI sebagai organisasi pers tertua di Indonesia. (*/rls/pur)




0 Comments