Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bakal Calon Walikota Tangerang Bersinar Dari Hasil Pileg 2024

Syafril Elain Rajo Basa. 
(Foto: Istimewa)  

Oleh: Syafril Elain Rajo Basa

 

PEMILIHAN Umum Legislatif (Pileg) 2024 kini masih berlangsung pada tingkat provinsi dengan agenda rapat rekapitulasi dan penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024.

Meskipun begitu nama calon anggota legislative (Caleg) yang ikut kontestasi Pileg 2024 yang lolos sudah dapat diketahui berdasarkan perhitungan masing-masing partai politik. Bahkan angka yang diraih para Caleg pun dapat diketahui dan sudah beredar pula.

Caleg terpilih provinsi daerah pemilihan (Dapil) 7 Tangerang A atau Kota Tangerang A suara terbanyak diraih oleh Ahmad Fuadi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 30.781 suara. Sedangkan Caleg terpilih provinsi Dapil 8 Tangerang B atau Kota Tangerang B diraih oleh Hilmi Fuad dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 28.524 suara.

Bertikutnya pada Dapil 7 Kota Tangerang A yakni Kuswarsa dari Partai Golongan Karya (Golkar), Tengku Iwan dari PKS, M. NIzar dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Sugianto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Abdul Rojo dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Fadel Islami dari Partai Amanat Nasional (PAN), Asep Hidayat dari Partai Demokrat (PD), dan Irwan Acep Wijaya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sedangkan caleg provinsi pada Dapil 8 Kota Tangerang B yakni setelah Hilmi Fuad berikutnya Andra Soni dari Gerindra, Desi Yusandi dari Golkar, Yeremi Mendrofa dari PDIP, Abdul Syukur dari PD, Syahroni dari PKB, dan Michael Eka Sugiharto dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Para caleg yang lolos ke kursi empuk wakil rakyat itu pun berpeluang untuk mencalonkan diri atau dicalonkan untuk ikut pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota Tangerang dan Wakil Walikota Tangerang periode 2024-2029.  

Hasil perolehan suara Pileg tersebut adalah salah satu modal untuk bisa maju ke Pilkada serentak yang sudah di depan mata ini. Sebab, hari pencoblosan sudah ditetapkan yakni pada 27 November 2024, tinggal beberapa bulan lagi.

Bila dikaitkan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tingkat nasional ada koalisi partai politik, terbagi tiga yakni 01, 02, dan 03. Koalisi 01 terdiri atas Partai Nasdem, PKB, dan PKS. Sedangkan 02 terdiri atas Gerindra, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), PD, dan PSI. Koalisi 03 yakni PDIP dan PPP.

Sebagaimana disebutkan di atas puncak raihan suara Kota Tangerang A oleh Ahmad Fuadi dari PKB dan Kota Tangerang B oleh Hilmi Fuad dari PKS. Kedua caleg tersebut berasal dari koalisi 01. Berikutanya dari koalisi 01 yakni Tengku Iwan dari PKS, Abdul Roji dari Nasdem, dan Syahroni dari PKB.

Sedangkan koalisi 02 ada Kuswarsa dari Golkar, M. Nizar dari Gerindra, Fadel Islami dari PAN, Asep Hidayat dari PD, Irwan Acep Wijaya dari PSI, Andra Soni dari Gerindra, Desi Yusandari dari Golkar, Abdul Syukur dari PD, dan Michael Eka Sugiharto dari PSI. Namun untuk koalisi 03 hanya ada dua orang yakni Sugianto dan Yeremia Mendrofa dari PDIP.     

Dari uraian di atas, koalisi 01 lebih memungkinkan untuk ditingkatkan kerjasama pada Pilkada Walikota Tangerang 2024-29. Sebab, sebelum hari pencoblosan pada 4 Februari 2024, PKS sudah mengusung nama Hilmi Fuad sebagai calon Walikota Tangerang. Nah, kebetulan Hilmi Fuad pada Pileg 2024 cukup bersinar perolehan suaranya.

Lantas dengan siapakah Filmi Fuad akan dipasangkan? Tentu dengan orang yang ada ada di dalam koalisi 01 yakni perolehan suara terbanyak pula Ahmad Fuadi dari PKB. Alternatif bila belum cocok masih ada koalisi yang sama yakni Abdul Roji dari Nasdem.  

Bagaimana dengan koalisi 02? Banyak pilihan, ada Kuswarsa dari Golkar, Andra Soni dari Gerindra, Asep Hidayat dan Abdul Syukur dari PD. Bisa saja Andra Soni sebagai bakal calon Walikota Tangerang 2024-2029 berpasangan Kuswarsa, Asep Hidayat atau Abdul Syukur dan pilihan selalu terbuka.

Oleh karena pada koalisi 03 hanya ada PDIP yang lolos yakni Sugianto dan Yeremi Mendropa, tidak ada pilihan keduanya untuk berpasangan. Silahkan keduanya berpasangan. Apakah mau pilih sebagai bakal calon Walikota Tangerang atau Wakil Walikota Tangerang. Silahkan pilih, mana suka. (***)

 

Penulis adalah penyelenggara Pemilu di Kota Tangerang rentang waktu 2003-2013

 

 

 


Post a Comment

0 Comments