Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sekda: Sinergi, Kunci Percepatan Implementasi Tangerang Satu Data Satu Peta

Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman 
melihat data dan peta yang ditampilkan. 
(Foto: Istimewa)  


NET – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan pentingnya peran strategis Tangerang Satu Data Satu Peta dalam mendukung pengembangan sektor digital hingga memastikan kebijakan publik yang tepat sasaran.

"FGD (Focus Group Discussion-red) ini, salah satu upaya percepatan Tangerang Satu Data dan Satu Peta dengan fokus penyelenggaraan secara kolaboratif, terintegrasi, dan menyeluruh," tutur Sekda pada pembukaan kegiatan yang diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah, camat serta produsen data di Lingkungan Pemkot Tangerang, Rabu, (21/2/2024).

Hal itu sebagai upaya percepatan implementasi Satu Data Satu Peta melalui sinergi  perangkat daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selaku produsen data, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tangerang Satu Data Satu Peta, di Hotel Aryaduta Tangerang, 21 dan 22 Februari 2024.

Tangerang Satu Data Satu Peta, kata mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, harus dapat menjadi rujukan dalam monitoring, perencanaan, dan sistem penganggaran dalam menjalankan pemerintahan di Kota Tangerang.

"Tentunya guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," ucapnya.

Herman mengungkapkan ke depannya, Tangerang Satu Data Satu Peta akan diintegrasikan dengan Satu Data Indonesia milik Pemerintah Pusat.

"Program Tangerang Satu Data Satu Peta yang dijalankan Pemkot Tangerang dengan melaksanakan pengembangan aplikasi berbasis web tersebut, telah terintegrasi dan terhubung dengan Sistem Informsi Monitoring Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional (Simojang) milik Badan Informasi Geospasial (BIG)," ungkap Herman.

Herman mengatakan data yang saat ini telah tersaji dalam Tangerang Satu Data adalah sebanyak 5.061 elemen data dan data geospasial yang tersaji dalam Tangerang Satu Peta adalah sebanyak 2.491 data geospasial/informasi geospasial.

"Data tersebut dihasilkan oleh 40 perangkat daerah dan 3 BUMD yang ada di Kota Tangerang," imbuhnya.

Herman berharap kegiatan FGD tersebut dapat memberikan pemahaman serta meningkatkan sinergi antara seluruh perangkat daerah dan BUMD selaku produsen data, Bappeda selaku pembina data dan Kominfo selaku wali data.

"Dengan begitu, data yang dihasilkan memiliki standar data, metadata, interoperabiltas, memiliki kode referensi, serta validitasnya dapat dipertanggungjawabkan, sehingga upaya percepatan implementasi Satu Data Satu Peta dapat terwujud demi pembangunan Kota Tangerang yang berkelanjutan," tukas Herman. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments