Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Walikota: Admin Medsos Harus Selalu Responsif Terhadap Aduan Masyarakat

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah 
memberikan arahan kepada peserta Diklat. 
(Foto: Istimewa)  


NET - Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah memberikan arahan kepada sekitar 40 admin Medsos dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemkot Tangerang yang menjadi peserta pendidikan dan latihan, Rabu, (6/9/2023).

Walikota meminta agar para admin Medsos di lingkup Pemkot Tangerang dapat mengidentifikasi kebiasaan bermedsos yang ada di masyarakat serta lebih responsif terhadap aduan masyarakat.

Guna mendorong pemanfaatan media sosial (Medsos) yang efektif dan informatif untuk masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan Diklat Pengelolaan Medsos di Lingkup Pemkot Tangerang yang dilaksanakan pada 4 - 7 September 2023, di Tangerang Super Block (TSB), Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh.

"Saat ini masyarakat mendapatkan informasi dari berbagai media tak terkecuali Medsos. Nah, yang harus mimin-mimin ini cari, seberapa kepo sih masyarakat Kota Tangerang terhadap OPD kita? Kira-kira apa yang menarik dan bisa membuat masyarakat mau memfollow atau mencari informasi di akun-akun OPD kita? Lalu seperti apa respon kita jika ada aduan-aduan dari masyarakat. Karena Medsos juga kan media engagement kita," jelas Walikota.

Arief mengungkapkan agar para admin dapat memanfaatkan Medsos tidak hanya sebagai media informasi tetapi juga sebagai media edukasi.

"Makanya harus sering dievaluasi. Apakah sudah cukup informatif dan edukatif? Jangan hanya publikasikan kegiatan OPD dan Pemkot aja, tapi juga harus mampu mengedukasi masyarakat dengan konten-konten yang positif yang bisa mengajak masyarakat untuk melakukan hal-hal yang positif, terutama yang berkaitan dengan program-program masyarakat," tutur Arief.

Arief menjelaskan program pelayanan di Pemerintah Kota Tangerang harus dapat disosialisasikan oleh para admin medsos tersebut secara kreatif, inovatif dam tidak terbatas pada satu platform.

"Seperti kemarin, ada masyarakat yang kurang tau tentang kemudahan pelayanan yang ada di Kota Tangerang karena beliau tidak punya akun medsos, sehingga harus jauh-jauh ke dinas. Itu juga harus diidentifikasikan seperti apa campaignnya, platformya apa aja. Harus dikemas agar bisa dipahami oleh semua kalangan,” ucap Arief.

Arief berpesan kepada para admin Medsos untuk terus memperluas wawasan dan pengetahuan khususnya dalam pemanfaatan Medsos.

"Cari referensi sebanyak-banyaknya, follow akun-akun Medsos yang sekiranya dapat mendorong kreativitas serta informasi yang bermanfaat dan menarik bagi masyarakat," ujarnya. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments