IPSI Kota Tangsel Akan Selenggarakan Pelatihan Pelatih Berlisensi

Baca Juga

Ketua IPSI Kota Tangsel H. Tomy Patri Edwardy. 
(Foto: Bambang TR/TangerangNet.Com) 





NET - Ikatan Pencasilat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mengadakan kegiatan pelatihan kepada para wasit dan juri yang memiliki lisensi agar dapat menjadi wasit dan juri dalam even pertandingan.

Ketua Cabor Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan H. Tomy Patri Edwardy ketika dikonfirmassi TangerangNet.Com menerangkan benar pada 28 dan 29 Juni 2021 akan dilaksanakan kegiatan tersebut.

Menurut Bang Tomi, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di sekolah Puspiptek Serpong. Sedangkan even kedua adalah ITC atau pertandingan kejuaraan pencak silat antar semua perguruan silat se-Kota Tangsel. Dan untuk kejuaraan silat akan dilaksanakan di GOR Ciputat yang berlangsung selama tiga hari, pada 30, 31 Juni dan tanggal 1 Juli.

"Untuk even pertandingan silat tersebut akan diikuti oleh 400 pesilat dari berbagai perguruan silat. Baik itu perguruan silat yang sudah terdaftar maupun belum di IPSI Kota Tangsel, dipersilahkan. Saya undang untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Pertandingan  akan melombakan berbagai kelas," terang Tomy yang juga Lurah Cipayung, Kecamatan Ciputat.

Dikatakan oleh Tomy, dua kegiatan tersebut akan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat. Pihak IPSI Kota Tangsel saat ini sedang berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Satgas Gugus Tugas Covid-19, Dinas Kesehatan, dan pihak lainnya Kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

"Semua peserta lomba, wasit dan pelatih wajib lolos tes swab baru bisa mengikuti kejuaraan tersebut, Tidak boleh membawa pendukung dan pendamping seperti para orang tua maupun keluarga. Karena jumlah orang yang boleh masuk ke GOR Ciputat akan sangat dibatasi jumlahnya," tuturnya.

Tomy menyebutkan tujuan dari digelarnya kejuaraan tersebut adalah untuk menyaring dan menyeleksi para atlet silat untuk dapat mengikuti berbagai kejuaraan seperti, PON, Kejuaraan Silat Antar Pelajar sekolah baik itu tingkat Kota Tangsel, tingkat Provinsi Banten maupun tingkat nasional.

Hal yang paling membanggakan bagi IPSI Kota Tangsel, kata Tomy, adalah mulai tahun ajaran 2021-2022 tingkat SD dan SMP, Cabor Pencak Silat telah masuk sebagai Muatan Lokal Kurikulum.

"Alhamdulillah mulai tahun ajaran 2021-2022, Pencak Silat bukan lagi sebagai mata pelajaran ekstra kurikuler, akan tetapi sudah jadi mata pelajaran wajib dikurikulum tingkat SD dan SMP. Untuk itulah, IPSI Kota Tangsel menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi pelatih dan juri yang berlisensi standar IPSI Kota Tangsel sebagai persiapan menjadi pelatih silat di sekolah baik SD maupun SMP," ujar Tomy Patria, dengan raut sumringah. (btl)

Post a Comment

0 Comments