ABM Harapkan Polisi Proses Laporan Kyai Soal Uday Diduga Sebar Hoax

Baca Juga

Koordinator ABM Ibnu Mas'ud. 
(Foto: Istimewa) 



NET - Koordinator Aliansi Banten Bersih (ABM) Ibnu Mas'ud menyampaikan mendukung segala upaya pelaporan yang dilakukan para Kyai Banten ke Polda Banten sebagai wujud penangkalan hoax serta klarifikasi atas kegaduhan yang ada.

"Akhirnya, para Kiai Banten bersuara terkait statement Uday Suhada. Kita harapkan bersama dengan adanya pelaporan ke Mapolda terkait ucapan Uday Suhada ini, dapat terungkap kebenaran kasus yang ada. Dan dapat menyelesaikan kekeruhan di masyarakat Banten tentang korupsi hibah Ponpes," ungkap Ibnu kepada wartawan di Kota Serang, Jumat (11/6/2021).

Ibnu menyebutkan langkah yang dilakukan para Kyai Banten sudah tepat dan sesuai jalur hukum yang ada dan perlu mengklarifikasi ke media.

"Langkah yang dilakukan para Kyai sudah tepat tinggal bagaimana klarifikasi ke media dan mempercayakan duduk perkara pada pihak berwenang," pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaitan dengan puluhan Kiai pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dari Kecamatan Pabuaran, Padarincang dan Kabupaten Serang menyambangi Markas Polda (Mapolda) Banten, Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Kamis (10/6/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Hal ini dipicu lantaran muncul tudingan dari Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP), Uday Suhada dalam berbagai media pemberitaan, yang menyebutkan bahwa ada 46 lembaga Ponpes di Kecamatan Pabuaran, Padarincang dan Kabupaten Serang yang fiktif.

Kedatangan mereka ke Mapolda Banten bermaksud melaporkan Uday Suhada atas pernyataannya tersebut, sekaligus menunjukkan bahwa 46 Ponpes terdiri atas 28 Ponpes dari Kecamatan Pabuaran dan 18 Ponpes dari Kecamatan Padarincang, yang dianggap fiktif itu tidak benar. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments