Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jelang Ramadhan, Pokja WHTR Dan DKM Bersih-Bersih Masjid Raya Al Azhom

Ketua dan anggota Pokja WTHR saat 
membersihkan tempat wudhu mesjid. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Raya Al Azhom bersih-bersih di Masjid yang menjadi kebanggan warga Kota Tangerang tersebut.

Dalam kerja bhakti itu, para anggota WHTR  yang dikomandoi oleh Iman Fauzi membawa peralatan seadanya, seperti sapu, cikrak atau keranjang untuk mengangkat dan membuang sampah serta alat lainya.

Hampir di setiap sudut ruangan masjid dibersihkan, termasuk tempat wudhu yang ada di lantai dasar masjid yang berdiri di atas lahan 2.25 hektar di Jalan Kesatria Sudirman atau seberang Pusat Pemerintahan Kota Tangerang tersebut.

"Alhamdulillah menjelang Ramadhan ini Pokja WHTR bisa ambil bagian, meskipun hanya untuk bersih-bersih di Masjid Al Azhom," ujar Ketua Pokja WHTR Imam Fauzi, Minggu (11/4/2021).

Menyikapi hal itu, Ketua DKM Al Azhom KH Chaeruddin yang juga sebagai Pembina Pengajian Pokja WHTR mengucapkan terimakasihya atas kepedulian anggota Pokja yang telah meluangkan waktu untuk bersih-bersih di masjid tersebut.

"Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah sudi datang untuk bersih-bersih di Masjid ini," ucap mantan Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang itu.

Karena, kata Chaerudin, meskipun pada pelaksanaan salat tarawih nanti Masjid Al Azhom hanya akan menampung 50 persen dari jumlah total jamaah di masjid tersebut, kebersihan harus tetap dijaga.

"Di pandemi Covid-19 ini, kita harus tetap waspada, selain tetap menerapkan 3-M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak) juga harus menjaga kebersihan," tutur Charedin yang juga Sekretaris Bidang Pertimbangan di Majelis Ulama Islam (MUI) Kota Tangerang.

Chaeruddin berpesan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Tangerang agar di bulan Ramadhan ini tidak hanya melaksanakan puasa. Melainkan juga harus menjalankan ibadah shalat tarawih. Tujuannya untuk menghapus dosa-dosa yang  lalu dan menjadi seperti bayi baru lahir, sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW. (*/pur)

 

Post a Comment

0 Comments