UMKM Di Subang Kembali Ekspor Arang Kayu 40 Ton Ke Timur Tengah

Baca Juga

Tono dengan arang kayu dimasukan 
ke truk peti kemas untuk diekspor. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Perusahaan Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) di Subang, Jawa Barat, kembali berhasil ekspor arang kayu ke berbagai negara di Timur Tengah, salah satunya ke Arab Saudi. Bertajuk  "Jawara UKM, Jawara Arang Subang Go Eksport Ke-8", sebanyak 40 ton arang kayu produk UMKM Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, dilepas langsung oleh perintis sekaligus penggerak UMKM Arang Cisaat, Tono dan buyyer.

"Alhamdulillah, hari ini ‘Jawara Arang Subang’ kembali melakukan ekspor arang kayu yang kedelapan kalinya. Dengan negara tujuan ke Timur Tengah, salah satunya ke Arab Saudi,” ujar Tono, Sabtu (20/3/2021), saat menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kang Jimat saapaan akrab H. Ruhimat.

Tono mengatakan ada yang istimewa dan kebanggan tersendiri bagi UMKM Jawara Arang Subang, karena Kamis (18/3/2021) yang lalu, bertepatan dengan HUT Bupati Subang H. Ruhimat.

"Semoga, tema ‘Jawara Arang Subang’ ekpor kedelapan ini, jadi kado istimewa untuk Pak Bupati pada hari ulang tahunnya yang ke-57 tahun 2021. Ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan UMKM Subang menembus pasar internasional," ucap Tono

Keluarga besar UMKM Desa Cisaat mengucapkan selamat bertambahnya usia Bupati Subang yang ke-57. “Insya Allah Pak Bupati H. Ruhimat selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. Amin," ujarnya.

Tono mengungkapkan Pemeintah Kabupaten (Pemkab) Subang selama ini selalu memberikan sejumlah dorongan, seperti mempermudah kegiatan ekspor. "Kami selalu difasilitasi, salah satunya dengan mempermudah kegiatan ini (ekspor)," tutur Tono.

Terkait volume ekspor, Tono memberi gambaran volume ekspor telah puluhan kontainer, dengan tujuan negara Asia dan Timur Tengah. Sebelumya ekspor perdana pada September lalu mengekspor 20 ton arang ke Arab Saudi. "Permintaan pun kembali dilakukan oleh pihak Arab Saudi dengan jumlah yang meningkat seratus persen, yakni 40 ton arang. Alhamdulillh diekspor kedelapn ini target itu kita penuhi," ungkap Tono.

Sementara itu, pengusaha muda Subang, mengaku sangat apresiasi kepada UMKM Arang Subang yang terus produktif di tengah kondisi pandemi Covid -19, namun terus menjalani usaha dengan tekun.

"UKM sangat strategis bagi penciptaan lapangan kerja dan percepatan pembangunan ekonomi suatu daerah yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberadaa UKM Jawara Arang di Kabupaten Subang ini, diharapkan tak hanya berkembang dari segi jumlah, akan tetapi dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khusunya di Kabupaten Subang, terlebih di tengah kondisi pendemi seperti ini," katanya. (dade)

Post a comment

0 Comments