Saat Sosialisasi Kebangsaan, Asep Hidayat Luapkan Kegembiraan KLB Moeldoko Ditolak

Baca Juga

Asep Hidayat (tengah) dan para kader 
Partai Demokrat di Kelurahan Nambo Jaya. 
(Foto: Istimewa)  



NET – Ketua Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten Asep Hidayat meluapkan kegembiraan atas ditolaknya hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara, oleh Menkumham. Meski pada saat itu Asep Hidayat sedang melaksanakan sosialisasi Kebangsaan dan Perda di Kantor Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (31/3/2021) sore.

Asep dari Fraksi Partai Demokrat itu menyatakan puji syukur kepada Allah SWT. “Kita masih dilindungi oleh Allah SWT dan KLB abal-abal dengan Ketum Moeldoko adalah pecundang,” ucap Asep Hidayat dengan bersemangat.

Menurut Asep, berpolitik haruslah jujur dan mengikuti peraturan berlaku bukan mengaku-ngaku sebagai kader Demokrat lalu mau mengambil partai milik orang. “Saya tau Pak Moeldoko itu dari Partai Hanura. Kalau mau besarkan partai, ya besarkan saja Hanura,” ujar Asep.

Sedangkan kegiatan sosialisasi kebangsaan dan Perda dihadiri oleh Lurah Nambo Jaya Syamsul Rais, dengan nara sumber Bambang Kurniawan sebagai widiasuara dan Syafril Elain yang mantan Ketua KPU Kota Tangerang dan Ketua Panwaslu Kota Tangerang.
Warga peserta sosialisasi. 
(Foto: Istimewa)   


Syamsul Rais berharap dengan dilaksanakan kegiatan sosialisasi tersebut dapat membei pencerahan kepada warga tentang kebangsaan. “Begitu juga dengan kehadiran Pak Asep sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Banten dapat membantu persoalan yang dihadapi warga Kelurahan Nambo Jaya,” ucap Syamsul Rais.

Syamsul menyebutkan persoalan kelasik yang dihadapi warga adalah masalah banjir. “Kalau hanya banjir setinggi satu meter, biasa. Warga pun sudah pernah menghadapi banjir setinggi 5 meter. Namun, warga berharap dari banjir setinggi 5 meter turun menjadi 4 meter dan seterus hingga tidak banjir lagi,” ungkap Syamsul.

Menanggapi ucapan Lurah Nambo, Asep berjanji akan berupaya dengan kapasitas sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Banten. “Saya akan berupaya agar masalah banjir diselesaikan oleh semua pihak. Yakni mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota Tangerang. Ayo duduk bareng untuk menyelesaikan banjir ini,” ujar Asep.

Sementara Bambang Kurniawan saat menyampaikan materi tentang kebangsaan melontarkan pertanyaan kepada hadirin untuk menjawab pertanyaan seperti “Kapan secara resmi Bahasa Indonesia disahkan?” dan ada pula yang diuji untuk mengucapkan Pancasila secara urut. Bagi yang bisa menjawab mendapat hadiah dari Asep Hidayat. (ril)  

Post a comment

0 Comments