Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Polres Tangsel Buru Pelaku Bentrok Ormas FBR Dan Pemuda Pancasila

Babeh Danah tunjuk tempat dua bocah  
disiksa akibat terjadi bentrokan dua Ormas. 
(Foto: Bambang TR/TangerangNet.Com) 


NET - Dua kelompok ormas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yaitu Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) kembali terlibat bentrokan. Dan buntut dari bentrokan kedua ormas tersebut, dua orang remaja dalam keadaan kritis karena luka bacok dan dua posko kedua ormas rusak akibat saling serang.

Dan hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara detail apa penyebab perselisihan kedua ormas tersebut hingga bentrok dan saling serang. Seperti diketahui bahwa pada Minggu (28/2/2021) dini hari, terjadi konsentrasi massa dua kelompok ormas di sekitaran Maruga, Ciputat. Dan tidak beberapa lama kemudian kedua massa ormas tersebut yaitu Pemuda Pancasila dan FBR mulai saling serang. Hal itu ditandai oleh sebuah gardu Posko FBR di wilayah Kelurahan Perigi diserang oleh sekelompok orang.

Dan pada pagi harinya sekitar pukul 04.30 WIB, giliran posko milik Pemuda Pancasila (PP) di Jalan H. Isa, Kelurahan Rengas, Ciputat Timur, didatangi sejumlah pria bersenjata tajam. Dan dalam penyerangan di posko milik Pemuda Pancasila tersebut, dua orang remaja yang sedang tertidur di posko tersebut yang berinisial BR, 15, dan JN, 18, menjadi korban salah sasaran. Keduanya mengalami luka parah akibat bacokan senjata tajam.

Dan berdasarkan pantauan di lokasi, posko ormas Pemuda Pancasila di Kelurahan Rengas, saat ini sudah terpasang garis polisi dan menutup area tersebut.

Babeh Danah, 73, salah seorang tokoh warga Rengas, Ciputat Timur, yang juga kakek dari korban JN, mengatakan cucunya saat ini mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam. JN dan BR saat kejadian tidak sengaja sedang tertidur di posko milik Pemuda Pancasila tersebut.

"Memang cucu saya itu habis pada main futsal, dia ketiduran di posko itu sama temennya, BN. Tau-tau tadi subuh didatengin sama beberapa orang. Mereka pakai golok segala macem, di aniaya di dalam pos. Kondisinya luka parah, sekarang masih dirawat," ujar Babeh Danah di lokasi posko Pemuda Pancasila.

Sementara itu, Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin saat dikonfirmasi awak media membenarkan telah terjadinya gesekan antar ormas Pemuda Pancasila dengan FBR tersebut. Menurut Iman, hingga Minggu sore ini pihak kepolisian dan TNI tengah mengumpulkan kedua kelompok ormas dari Pemuda Pancasila dan FBR di Mapolres Tangsel guna dilakukan penyelesaian.

"Saat ini sedang pimpinan kedua ormas tersebut sedang dikumpulkan oleh para pihak seperti Dandim dan Polres di Mapolres Tangsel," ucap Iman Imanuddin.

Dijelaskan Iman, dari data yang diperolehnya ada 2 korban luka akibat bentrokan tersebut. Namun belum mau menjelaskan secara spesifik mengenai identitas korban dan lokasi kejadian. 

"Korban ada 2 orang dari 2 TKP yang berbeda. Dua korbannya dari Pemuda Pancasila semua. Dan para pelaku saat ini sedang diburu oleh Timsus Polres Tangsel," tutur Imam. (btl)

 

Post a Comment

0 Comments