Antisipasi Klaster Baru Covid-19, Pengungsi Akan Di-Swab Test

Baca Juga

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah 
berdialog dengan pengungsi korban banjir. 
(Foto: Istimewa) 



NET - Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah meninjau lokasi pengungsian bagi masyarakat yang terdampak banjir yang berada di Gedung Olah Raga (GOR) Total Persada, Kecamatan Periuk, Sabtu (20/2/2021).

Walikota menekankan tentang pentingnya protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lokasi pengungsian bagi warga korban banjir di wilayah Kecamatan Periuk.

"Jadi akan dimaksimalkan penggunaan ruang-ruang kelas yang ada di gedung sekolah, karena sebagian kelas sudah digunakan."

"Secara bertahap yang mengungsi di GOR akan dipindah ke ruang yang ada di sekolah," ujar Arief.

Satu ruang kelas, kata Arief, nanti bisa diisi hanya beberapa keluarga saja, dan sekarang sedang dipersiapkan.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) juga menugaskan aparat Dinas Kesehatan untuk melakukan swab kepada warga di lokasi pengungsian untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

"Supaya yang sehat tidak bergabung dengan yang sakit atau OTG (Orang Tanpa Gejala-red)," jelas Walikota.

Arief menjelaskan Pemkot telah membentuk posko kesehatan, bantuan, dan dapur umum untuk membantu masyarakat yang wilayahnya terdampak banjir.

"Kurang lebih 4.600 jiwa sudah dievakuasi, sedangkan yang masih bertahan akan dibantu dari posko yang ada," ungkap Walikota.

Guna mengurangi risiko banjir, imbuh Arief, Pemkot Tangerang meminta agar Pemerintah Pusat dapat segera melakukan normalisasi Kali Cirarab, Angke, dan membuat sodetan Kali Sabi agar banjir tidak kembali berulang.

"Programnya sudah lama tapi belum mulai dikerjakan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Tangerang telah mendirikan sebanyak 60 posko kesehatan tanggap darurat dan 28 dapur umum yang tersebar di 10 kecamatan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. (*/pur)

 

Post a comment

0 Comments