Kota Tangerang Siapkan 12.148 Tenaga Kesehatan Divaksin Covid-19

Baca Juga

Petugas dari Dinkes sedang melakukan 
pemeriksaan terhadap calon vaksinasi. 
(Foto:  Istimewa) 



 

NET - Jelang pelaksanaan vaksin Covid-19 tahap pertama, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan kesiapannya. Mulai dari membuat micro planning, SDM (Sumber Daya Manusia), sarana prasarana, penjadwalan hingga target sasarannya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dokter Liza Puspadewi mengungkapkan Dinkes telah melakukan simulasi pelaksanaan imunisasi. Selain itu, melakukan penunjukkan fasilitas kesehatan yang akan melakukan vaksinasi dan sasarannya.

"Dinkes pun telah membuat Kelompok Kerja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Pokja Kipi). Pokja tersebut terdiri atas para spesialis dan ahli hukum, untuk mengantisipasi jika terjadi dampak," ungkap doker Liza saat ditemui di ruangan kerja kantor Dinkes, Jalan Daan Mogot, Jumat (8/1/21).

Liza menjelaskan hingga saat ini, Dinkes telah memulai proses sosialisasi terkait adanya vaksinasi Covid-19. Melalui berbagai media sosial milik Kota Tangerang dan Dinkes, untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat.

"Masyarakat bisa mengajukan berbagai pertanyan, melalui IG (Instagram-red), youtube atau program podcast Dinkes dan seluruh dokter akan menjawabnya. Terkait workshop pelatihan tenaga vaksinator pun sudah dilakukan, simulasi pun sudah, kita tinggal menunggu dimulainya vaksinasi saja," ucap Liza.

Menurut Liza, vaksin yang akan disuntikan ini adalah vaksin yang sudah melalui uji klinis, bersertifikasi dan sudah dalam pantauan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Pemkot Tangerang pun terus memantau dan memastikan keamanannya untuk warga Kota Tangerang.

Diketahui, 82 fasilitas pelayanan kesehatan di antaranya 38 Puskesmas, 32 rumah sakit, dan 12 klinik dengan 5.689 vaksinator telah disiapkan. Target sasaran Kota Tangerang ialah 1,2 juta orang penerima vaksin.

"Pada tahap pertama, yaitu Januari hingga Maret dengan sasaran 12.148 tenaga kesehatan. Tahap kedua, yaitu pelayan publik dengan 49.205 orang, TNI Polri 2.787 orang dan dilakukan imunisasi sebanyak dua dosis," papar dokter Liza.

Dokter Liza menjelaskan komitmen Pemkot Tangerang dalam penanganan pandemi Covid-19 pun terus diperkuat mulai dari hulu hingga hilir. Mulai hulu, yaitu perkuat 4-M, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperketat, Kampung Si Gacor, hingga berbagai aplikasi penanganan pandemi. Kemudian, hilir yaitu Dinkes hingga saat ini telah melakukan 3T dengan tracing mencapai 90 ribu swabtest dengan rasio 3,33 per seribu penduduk per minggu. Sedangkan target WHO satu per seribu penduduk.

"Pelayanan kesehatan sudah disiapkan 1.200 tempat tidur, di 32 rumah sakit di Kota Tangerang. Selain itu, 362 tempat tidur yang berasal dari Puskesmas Panunggangan Barat, Gebang Raya, Jurumudi Baru, Rumah Isolasi Dinsos, Hotel City dan Hotel Pakons," jelasnya.

Dalam waktu dekat, kara Liza, Pemkot akan membuka Puskesmas Manis Jaya dengan 44 tempat tidur isolasi terkonsentrasi. Puskesmas Batu Sari dengan 70 tempat tidur dan Puskesmas Sudimara Timur, 70 tempat tidur.

“Meski vaksinasi akan segera dimulai dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan Kota Tangerang terus diperkuat, kita ngak boleh abai, protokol kesehatan harus terus diterapkan karena pandemi belum usai,” tuturnya. (*/pur)

 

Post a Comment

0 Comments