Munarman: Kedatangan Habib Rizieq Ke Polda Sebagai Seorang Kesatria

Baca Juga

Alamsyah Hanafiah dan Munarman, 
di Polda Metro Jaya, Sabtu malam. 
(Foto: Istimewa)   



NET – Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman menjelaskan kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya adalah sikap seorang kesatria. “Sebenarnya, Habib Rizieq mau datang pada 14 Desember 2020, namun ada perkembangan baru sehingga datang pada Sabtu ini,” ujar Munarman di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020) malam.

Munarman yang didampingi oleh penasihat hukum FPI Alamsyah Hanafiah, mengatakan Habib Rizieq bukan soal takut dan bukan tidak takut tapi memang pada pemanggilan pertama dan kedua masih istirahat. “Sekarang sudah pemulihan dari istirahat. Tadi telah disampaikan hasil swab test beliau, negative,” tutur Munarman.

Terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya, kata Munarman, sampaik pukul 21:00 WIB belum sampai ke materi yang disangkakan. “Pemeriksaan belum masuk ke hal-hal substansif dan baru pada tahap seputar FPI. Misalnya, apa Anggaran Dasar FPI,” jelas Munarman.

Alamsyah Hanafiah menjelaskan penyidik menanyakan tentang legal standing dan belum hal-hal yang berkaitan dengan substansif.

Ketika Munarman ditanya wartawan soal status Habib Rizieq, Munarman mengatakan tadi terjadi proses penyerahan surat penangkapan. “Anehnya juga. Orang datang ke Polda justru ditangkap. Yah sudah, itu urusan penyidik,” ujar Munarman yang mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Berkaitan dengan dengan pasal yang dituduhkan bagaimana? “Belum ada pertanyaan berkaitan dengan pasal 160 KUHP dan pasal 93 Undang Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Jadi, kita masih mengikuti pemeriksaan selanjutnya,” ungkap Munarman. (ril)

Post a Comment

0 Comments