Bantuan Program Dampak Ekonomi Diberikan Kepada 625 Warga Balaraja

Baca Juga

Sekda mengecek pemberian bantuan 
yang diterima warga.  
(Foto: Istimewa)  



NET  -  Pemerintah Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan modal Program Dampak Ekonomi  (PDE) kepada 625 orang pelaku usaha kecil di Kecamatan Balaraja, Kamis (31/12/2020). Kali ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid secara simbolis menyerahkan bantuan PDE yang berlangsung di gedung olahraga Kecamatan Balaraja di Desa Saga.

Sekda Moch Maesal berharap bantuan modal PDE digulirkan melalui Sibamas kepada usaha mikro dan buruh yang terkena PHK (Pemutus Hubungan Kerja) akibat pandemi Covid-19 bisa memulihkan ekonomi masyarakat.

"Hari ini, kita pantau pembagian bantuan Sibamas kepada masyarakat yang memiliki usaha mikro, dan buruh yang terkena PHK akibat dampak pandemi Covid-19. Paling tidak ekonomi masyarakat bisa bertahan,” jelasnya.

Sekda menyebutkan jumlah penerima bantuan di Kecamatan Balaraja sebanyak 625 orang. Rincianya, gelombang I sekitar 83 penerima, gelombang II sebanyak 542 orang. Bantuan PDE untuk meningkatkan ekonomi keluarga seraya mengimbau agar masyarakat selalu menjalankan   protokol kesehatan guna menghindari penyakit mematikan, yakni Covid-19.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Ekonomi Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang Samsul Romli mengatakan bantuan modal itu merupakan langkah pemulihan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Kita berikan bantuan modal usaha, agar korban PHK dan Usaha Mikro yang terkena dampak tetap bertahan tidak lari ke jurang kemiskinan," tuturnya.

Dia menjelaskan warga di Kecamatan Balaraja jumlah penerima bantuan modal terus meningkat sekitar 653 persen. Namun sudah terealisasi 99 persen . Nilai bantuan modal Rp 2 juta – Rp5 juta yang dikucurkan melalui Bank BJB setelah meneliti profosal yang diajukan melalui online.

Maemunah, 30, warga Kecamatan Balaraja yang terkena PHK akibat dampak Covid -19 karena perusahaan melakukan perampingan pekerja. "Alhamdulillah dengan modal bantuan saya mencoba untuk wirausaha dengan berjualan ayam goreng (Chiken) pendapat sehari bisa mencapai Rp200 ribu – Rp500 ribu per hari (brutto)  untuk kebutuhan hidup keluarga teratasi,” tuturnya. (bah)

 

Post a Comment

0 Comments